Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Hacker
Hacker Tewas, Sebelum Demo Peretasan Alat Pacu Jantung
Monday 29 Jul 2013 12:39:34

Barnaby Jack.(Foto: Ist)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Seorang peretas (hacker) ternama, Barnaby Jack mendadak meninggal dunia di San Francisco, Amerika Serikat.

Pakar keamanan komputer yang terkenal karena menemukan celah keamanan di mesin mesin anjungan tunai mandiri (ATM), ditemukan meninggal di kediamannya di San Francisco, Kamis (25/7) lalu.

Seperti dikutip dari Reuters, Barnaby sejatinya akan menyampaikan sebuah presentasi mengenai kerentanan keamanan perangkat medis dalam konferensi keamanan Black Hat di Las Vegas, AS.

Di konferensi ini, Barnaby berencana mendemonstrasikan betapa berbahayanya perangkat medis yang dipasang di jantung manusia, karena dapat dengan mudah diretas secara nirkabel. Disebutkannya, ia dapat dapat membunuh seseorang yang memakai alat pacu jantung dari jarak 9,1 meter.

Saudara perempuannya, Amberleigh Jack, yang tinggal di New Zealand kepada Reuters mengatakan bahwa Jack meninggal pada usia 35 tahun.

Barnaby merupakan peretas paling terkenal di planet ini setelah mendemonstrasikan bagaimana sebuah ATM dapat diminta memuntahkan seluruh uang sesuka hati. Teknik itu terkenal dengan sebutan "Jackpotting".

Sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi penyebab kematian sang hacker legendaris ini.(rts/bhc/rby)


 
Berita Terkait Hacker
 
Buru Hacker DarkSide, AS Tawarkan Hadiah Setara Ratusan Miliar Rupiah Bagi Pemberi Informasi
 
Polri Selidiki Data 1,3 Pengguna eHAC Diduga Bocor
 
2 Hacker Indonesia Bobol Bansos Covid-19 Amerika Serikat USD60 Juta
 
Polisi Tangkap Hacker 1.309 Situs di Sleman Yogyakarta
 
Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya Menangkap 3 Hacker dari Surabaya BlackHat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]