Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Gajah
Habitat Rusak, Kawanan Gajah Serbu Perkampungan
Tuesday 20 Sep 2011 01:52:13

Kawanan gajah memasuki perkampungan (Foto: Istimewa)
BENER MERIAH (BeritaHUKUM.com) – Sejak sebulan terakhir, kawanan gajah liar berkeliaran di Kampung Antara, Kecamatan Pintu Rimer, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Puluhan satwa liar ini kerap masuk ke perkebunan dan merusak serta memakan tanaman warga. Perilaku hewan tersebut membuat membuat warga setempat ketakutan.

Puluhan hektare kebun kakao, pinang dan palawija lainnya milik petani setempat hancur dirusak binatang bertubuh besar itu. Bahkan, saat ini tidak jarang kawanan gajah ini memasuki perumahan penduduk. Dikhawatirkan bila tidak segera teratasi akan berakibat korban jiwa.

"Kalau begini terus petani akan meracuni gajah pengganggu itu" kata Hamid, tokoh masyarakat Bener Meriah, Senin (19/9), seperti diberitakan mediaindonesia.com.

Kemungkinan besar tingkah hewan besar itu, akibat rusaknya habitat oleh perambah hutan. Persediaan makanan sudah mulai berkurang. Tak ada pilihan lain, hewan itu masuk perkebunan warga yang menyediakan makanan lebih banyak ketimbang habitanya di dalam hutan.

Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar beberapa waktu lalu mengaku telah menyurati pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Aceh untuk menangani ganguan itu. Tapi hingga sekarang belum ada realisasinya.

Pemkab Bener Meriah, juga telah menyediakan bantuan Rp100 juta untuk penanganan masalah ini. Misalnya mendatangkan gajah jinak untuk mengusir gajah liar.

Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar mengatakan konflik binatang liar seperti gajah dan harimau dengan manusia sudah menjadi bencana di Aceh. Pihaknya meminta pihak Kementerian Kehutanan lebih serius menangani masalah ini. (mic/biz)


 
Berita Terkait Gajah
 
Perusahaan Perkebunan Sawit di Aceh Timur Dalangi Pembunuhan Gajah
 
Menteri Kehutanan di Petisi Karena Satwa
 
Habitat Gajah Kerdil Kalimantan Terancam HTI
 
Pencemaran Terus terjadi, Ekspansi Tambang Kini Incar Habitat Gajah Bengkulu
 
Segera Usut Tuntas Kematian 12 Gajah Sumatera
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]