Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Ruhut Sitompul
Golkar Siap Tampung Lagi Ruhut Sitompul
Wednesday 21 Dec 2011 15:37:09

Ruhut Sitompul (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Ancaman Ruhut Sitompul untuk keluar dari Partai Demokrat menimbulkan tanda tanya mau ke mana dia berlabuh. Namun, Partai Golkar merasa tidak keberatan, jika sempalannya itu akan kembali ke pangkuannya.

Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie menyatakan kesiapannya untuk menampung kembali Ruhut Sitompul, bila memang jadi mewujudkan ancamannya tersebut. "Siapa pun yang mau menjadi kader Partai Golkar, kami terima," kata dia dalam acara diskusi di Jakarta, Rabu (21/12).

Menurut dia, Ruhut merupakan mantan fungsionaris Partai Golkar di era kepemimpinan Akbar Tandjung. Bahkan, sata itu menjabat sebagai tim advokasi DPP Partai Golkar. Namun, dirinya enggan mengomentari lebih jauh terkait wacana akan keluarnya Ruhut dari Demokrat. “Itu masalah internal Partai Demokrat, saya tak mau komentar,” selorohnya.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar Aziz Syamsuddin mengatakan, partainya juga siap menerima siapa pun yang ingin bergabung, termasuk bagi Ruhut Sitompul yang pernah menjadi kader Partai Golkar sebelum bergabung dengan Partai Demokrat."Siapa pun bisa menjadi kader Partai Golkar. Kalau Ruhut sudah tobat, pasti kami terima kembali,” imbuhnya sambil tersenyum.

Tapi Azin menegaskan, jika Ruhut Sitompul kembali ke Partai Golkar, ia harus mampu membuktikan militansinya terhadap Partai Golkar dan harus memulai kembali semuanya dari awal. Hal ini untuk menguji loyalitas dan komitmennya bagi Golkar. "Harus siap dengan memulai dari nol lagi. Dalam Golkar pastinya ada mekanismenya," tandasnya.(inc/rob)


 
Berita Terkait Ruhut Sitompul
 
• Ruhut Sitompul: Banyak Parpol, Sulit Jadikan Hukum Sebagai Panglima
 
• Ruhut Sitompul: Koruptor Harus Punya Budaya Malu, Nggak Perlu Digantung di Monas
 
• Ruhut Yakin Anas Cs Mulai Stres dan Was-Was
 
• Ruhut: Anas Sudahlah, Lempar Handuk Putih Saja
 
• Ruhut: Kasihan Antasari Jadi Alat Politik Golkar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]