Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Golkar
Golkar Siap Kerja Keras Pertahankan Hasil Survei
Monday 20 Feb 2012 19:08:36

Massa Partai Golkar saat kampanye pemilu lalu (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Partai Golkar menyambut gembira hasil jajak pendapat yang digelar Lembaga Survei Indonesia (LSI). Hal ini menyusul penempatan partai berlambang pohon beringin itu menempati posisi pertama. Hasil ini menunjukan kerja keras dari seluruh jajaran kader partai tersebut.

“Itu hasil survei yang dilaksanakan awal Febuari 2012 ini, kalau pemilu digelar sekarang, Golkar pasti juaranya. Kami sangat menghormati hasil survei LSI itu. Hasil survei itu merupakan cermin kerja keras seliruh jajaran kader Golkar,” kata Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso kepada wartawan di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/1).

Mengenai sStagnasi perolehan suara dalam survei itu, menurut dia, akan menjadi cambuk bagi seluruh kekuatan elemen partai untuk berbuat lebih baik lagi ke depan. Selain akan mempertahankan dukungan publik, pihaknya juga akan mengejar suara mengambang yang berdasarkan hasil survei LSI cukup besar, yakni 28 persen.

"Stagnan tapi dinomorsatukan sampai 2014, tidak apa-apa. Kami akan berusaha mengejar (suara mengambang). Kami akan kerja lebih keras lagi untuk meningkatkan perolehan suara, agar kami bisa merebut kembali sebagai pemanang pemilu, seperti dalam Pemilu 2004 lalu,” jelas dia.

Sedangkan Ketua DPP Partai Golkar Aziz Syamsuddin mengatakan, semboyan perjuangan 'Padi Mulai Menguning' yang kerap didengungkan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tampaknya cukup manjur. Hasil survei LSI menimbulkan optimisme bagi kader Golkar untuk mempertahankannya hingga Pemilu 2014 mendatang.

"Memang pemilu masih lama. Tapi kami akan berupaya mempertahankannya. Bahkan, meningkatkan hingga menjelang Pemilu 2014. Memang hasil survei tidak absolut, tapi bisa sebagai parameteruntukmendapatkan hasil absolut pada pemilu mndatang,” tegas dia.

Seperti diberitakan, LSI mengeluarkan hasil surveinya terhadap sembilan parpol. Hasilnya menunjukan bahwa jika pemilu dilaksanakan hari ini, maka Partai Golkar keluar sebagai pemenang. Golkar mendapatkan suara 15,5 persen, Partai Demokrat 13,7 persen, PDIP 13,6 persen, Gerindra 4,9 persen, PPP 4,9 persen, PKB 4,6 persen, PAN 4,1 persen, PKS 3,7 persen.(inc/rob)


 
Berita Terkait Partai Golkar
 
Ditanya soal 'Raja Jawa' yang Disinggung Bahlil, Begini Respons Sri Sultan HB X
 
Munas XI Partai Golkar Digugat ke PN Jakarta Barat,Begini Nasib Bahlil Sebagai Ketum Baru?
 
Buka Fun Football Pekan Olahraga KAHMI, Bamsoet Tegaskan Capres Golkar Airlangga Hartarto
 
Henry Indraguna Masuk Daftar Dewan Pakar Partai Golkar Masa Bakti 2019-2024
 
Henry Indraguna Kini Menjadi Tenaga Ahli Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]