Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Golkar
Golkar Kubu Agung: Senin Besok Rencananya akan Membawa Saksi 'Ahli Bahasa'
Sunday 03 May 2015 20:36:29

Zainudin Amali (paling kanan) Sekjen DPP partai Golkar kubu Agung Laksono, dan Yorrys Raweyai (tengah) saat jumpa pers pada, Minggu (3/5).(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kisruh antara dua kubu di partai Golongan Karya (Golkar) semakin sengit, dan kubu Golkar Agung Laksono pada sidang PTUN Senin esok mengatakan bahwa kubu Golkar Aburizal Bakrie (ARB) akan membawa Saksi Ahli Bahasa, Senin besok rencananya akan membawa saksi 'ahli bahasa'. Untuk menerjemahkan surat dari Mahkamah Partai, jelas Zainudin Amali, saat jumpa pers di sekretariat kantor Golkar, Slipi Jakarta Barat.

"Senin besok rencananya akan membawa saksi "ahli bahasa." untuk menerjemahkan surat dari Mahkamah Partai," ungkap Zainudin Amali, Sekjen DPP partai Golkar kubu Agung Laksono saat jumpa pers pada, Minggu (3/5).

"KPUD Provinsi dan KPUD kabupaten Kota, kita pegang SK Menkumham dan kita jalankan sesuai SK itu. Hakim masih independen dan integritasnya bisa dijamin," tambahnya.

Terakhir, permintaan mereka (kubu Golkar AbuRizal Bakrie / ARB) untuk mendatangkan ketua Mahkamah Partai untuk menjelaskan apakah itu keputusan MP atau hanya rekomendasi.

Pada hari Senin minggu lalu, "Pak Muladi membuat surat secara resmi dan dilegalisir di atas materai oleh notaris dan dibacakan oleh ketua Pengadilan, menyatakan bahwa, surat MP adalah keputusan dan ditandatangani oleh 4 Majelis Hakim. Itu sah dan final serta mengikat. Aspek hukumnya clear," kata Zainudin Amali.

Sementara, terkait peraturan KPU tentang pencalonan Kepala Daerah, penetapan kepesertaan partai politik sesuai dengan surat keputusan Kemenkumham, sesuai dengan Undang-undang nomor 2 tahun 2011, tentang perubahan atas UU nomor 2 tahun 2008 tentang Parpol pada pasal 4, pasal 23 dan pasal 29 ayat 1(c).

"Kami menegaskan keputusan DPP partai Golkar yang sah dan terdaftar dalam lembaran negara adalah kepengurusan dibawah kepemimpinan HR. Agung Laksono sebagai Ketum dan Zainudin Amali sebagai Sekjen DPP partai Golkar, berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor M.HH-01.AH.11.01 tertanggal 23 maret 2015," ujar Yorrys Raweyai, yang turut hadir saat jumpa pers kali ini.

"PTUN yang saat ini masih menggelar sidang gugatan atas SK Kemenkumham dan mengeluarkan keputusan sela, proses hukum itu hanya menunda pelaksanaan SK Menkumham dan tidak membatalkan keabsahan surat keputusan itu," pungkas yorrys.(bh/mnd)


 
Berita Terkait Partai Golkar
 
Ditanya soal 'Raja Jawa' yang Disinggung Bahlil, Begini Respons Sri Sultan HB X
 
Munas XI Partai Golkar Digugat ke PN Jakarta Barat,Begini Nasib Bahlil Sebagai Ketum Baru?
 
Buka Fun Football Pekan Olahraga KAHMI, Bamsoet Tegaskan Capres Golkar Airlangga Hartarto
 
Henry Indraguna Masuk Daftar Dewan Pakar Partai Golkar Masa Bakti 2019-2024
 
Henry Indraguna Kini Menjadi Tenaga Ahli Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]