Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Gerindra
Gerindra: Nama Anies Baswedan Menguat untuk Jadi Cawapres Prabowo
2018-07-04 05:45:48

Ilustrasi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menguat dalam pembahasan Cawapres di internal partainya.

"Ya betul, mas Anies kan wajar kalau dia menguat di Internal, karena memang Anies bersama Sandiaga adalah pasangan calon di DKI Jakarta yang kita usung," ujar Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/7).

Menurutnya munculnya nama Anies dibawa oleh sejumlah kader Gerindra.

Di Internal partainya menurut Riza memang terdapat banyak pandangan soal Cawapres yang pantas untuk mendampingi Prabowo Subianto.

"Pertama kalau berbicara kader, namanya kader partai itu punya pendapat masing-masing, ada yang ingin dengan Anies, ada yang ingin dengan PKS, ada yang ingin dengan PAN, dengan PKB, bisa dengan Gatot, bisa semua, kita berikan kesempatan seluruh kader untuk menyampaikan aspirasi," katanya.

Selain nama Anies, menurut Riza terdapat nama nama lainnya.

Mulai dari Kader PKS, PAN, PKB, hingga di luar Parpol yakni mantan panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo.

Riza menambahkan keputusan penentuan Cawapres Prabowo tergantung kesepakatan partai calon mitra koalisi nantinya.

Apalagi Anies menurut Riza bukan berasal dari Parpol.

"Tetapi tentu kita bisa memutuskan sendiri, kita harus memutuskan bersama PAN, juga bersama PKS dan partai lainnya karena Anies kan non partisan," katanya.(RRB/garudayaksa/bh/sya)


 
Berita Terkait Partai Gerindra
 
Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur
 
Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
 
Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra dan Tak Incar Posisi
 
Menang Gugatan Pengadilan, Mulan Jameela dkk Siap Menatap Senayan
 
Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]