Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Gempa
Gempa 6,5 SR Guncang Tasikmalaya
Friday 14 Jun 2013 01:21:26

Gempa Mag:6.5 SR,13-Jun-13 23:47:23 WIB,57 Km,(336 km BaratDaya KAB-TASIKMALAYA-JABAR ).(Foto: bmkg)
TASIKMALAYA, Berita HUKUM - Gempa bumi berkekuatan 6,5 Skala Ricter (SR) kembali mengguncang Jawa Barat. Pusat gempa berada di 10.35 Lintang Selatan, 107.04 Bujur Barat (336 km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan kedalaman 57 kilometer.

Berdasarkan informasi dari akun Twitter Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (@BMKG), gempa bumi terjadi sebanyak 2 kali gempa pada hari Kamis malam Jumat yakni pada pukul 23:47 Wib dan pukul 00:24 Wib.

- Gempa Mag:6.5 SR,13-Jun-13 23:47:23 WIB,57 Km,(336 km BaratDaya KAB-TASIKMALAYA-JABAR )

- Gempa Mag:5.5 SR,14-Jun-13 00:24:03 WIB,218 Km,(145 km BaratDaya KAB-TASIKMALAYA-JABAR )

Gempa bumi yang terjadi di Tasikmalaya Jawa Barat, pada pukul 23:48 WIB, juga dirasakan warga Gunungkidul, Yogyakarta. Getaran yang berlangsung dua kali. Ketika merasakan getaran gempa Anjar langsung keluar rumah. Gempa sempat membuat panik sebagian warga.

"Saya kebetulan belum tidur dan merasakan gempa meski hanya kecil," kata warga Wonosari, Anjar Radityo, Kamis (13/6).

Warga lainnya, Ujang mengaku kaget dengan getaran yang dirasakan hanya beberapa detik tersebut. "Saya sempat lari, karena takut jika ada gempa besar," imbuhnya, seperti dikutip dari okezone.com.

Warga kemudian membunyikan kentongan, untuk mengingatkan warga. Setelah beberapa saat warga yang sempat panik langsung kembali ke rumah masing-masing. "Teman-teman yang ronda langsung membunyikan kentongan untuk mengingatkan warga," kata Deni warga playen

Sementara Muji Barnugroho, warga catur tunggal, Depok, Sleman mengaku juga merasakan gempa. "Iya saya juga merasakan, dan sempat lari keluar kos," katanya saat dihubungi melalui ponsel.

Namun warga lainnya mengaku tidak merasakan gempa yang berlangsung singkat ini. "Tidak merasakan apa-apa,"kata Thomas warga playen.

Sementara itu, BMKG merinci gempa ini tidak berpotensi menimbulkan ancaman tsunami.(oke/bhc/opn)


 
Berita Terkait Gempa
 
• Gempa Mematikan 7,8 SR di Turki dan Suriah, Total Korban Meninggal Sedikitnya 3.500 Orang
 
• Team AREA DPD Bekasi Peduli Kirim Bantuan ke Lokasi Gempa Bumi Cianjur
 
• 6 Orang Meninggal dalam Gempa Magnitudo 6,1 Mengguncang Malang
 
• Sebanyak 42 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 6,2 SR di Sulawesi Barat
 
• Konsisten Dampingi Lombok, Wujud Ta'awun MDMC dan LazisMu untuk Negeri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]