Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Inggris
Gaya Hidup Sehat Bisa Perpanjang Umur
Tuesday 02 Oct 2012 10:24:28

Ilustrasi (Foto: Ist)
INGGRIS, Berita HUKUM - Satu kajian baru menunjukkan bahwa orang - orang yang menjaga gaya hidup sehat di usia lanjut bisa memperpanjang umur hingga enam tahun.

Sebelumnya para ahli tidak begitu yakin apakah faktor seperti kelebihan berat badan, merokok, dan mengkonsumsi alkohol, berpengaruh terhadap orang-orang di atas usia 75 tahun.

Ternyata diketahui bahwa gaya hidup sehat berdampak terhadap usia harapan hidup.
Para ahli yang menulis di Jurnal Medis Inggris mengatakan, kesimpulan tersebut didapat setelah mereka meneliti lebih dari 1.800 yang berusia di atas 75 tahun di Stockholm selama kurang lebih 18 tahun.

Tidak sering sakit

Dari penelitian ini terungkap bahwa, mereka yang tidak merokok dan berolahraga, hidup beberapa tahun lebih lama, dalam hal ini enam tahun untuk pria dan lima tahun untuk wanita.
Didapat pula data bahwa mereka yang merokok rata - rata meninggal satu tahun lebih cepat dibandingkan yang tidak merokok. Namun mantan perokok cenderung hidup lebih lama dibandingkan orang - orang yang tidak pernah merokok.

"Kajian kami menunjukkan, ada kaitan antara kegiatan santai, gaya hidup sehat, dan pertambahan umur untuk orang - orang di atas 75 tahun", kata Debora Rizzuto, ilmuwan yang memimpin penelitian.

"Kaitan tersebut masih tampak jelas, bahkan untuk orang - orang di atas usia 85 tahun."
"Kami menyimpulkan setidaknya dengan mempertahankan gaya hidup sehat, peluang untuk jatuh sakit menjadi makin kecil", jelas Rizzuto.(bbc/bhc/opn)


 
Berita Terkait Inggris
 
• Rishi Sunak: Siapa Dia dan Mengapa Dia Mau Menjadi Perdana Menteri Inggris Sekarang?
 
• Skandal Pesta dan Pelecehan Seksual di Balik Mundurnya PM Inggris Boris Johnson
 
• Brexit: Inggris Akhirnya Resmi Meninggalkan Uni Eropa
 
• Pemilu Inggris: Bagaimana Boris Johnson Meraih Kemenangan Terbesar dalam 3 Dekade
 
• Boris Johnson Menjadi PM Inggris dengan Dukungan Suara Kurang dari 0,34% Pemilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]