Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Perampokan
Gasak Uang Pegadaian, Perampok Tembak Satpam
Tuesday 26 Feb 2013 16:24:21

Suasana setelah kejadian perampokan Pegadaian Syariah, Senin (25/2).(Foto: Ist)
BANDUNG, Berita HUKUM - Perampokan disertai penembakan kembali terjadi di kantor Pegadaian di kawasan Jalan Sari Asih, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (25/2) siang. Perampokan terjadi saat kantor Pegadaian tengah melayani nasabah. Pelaku diduga empat orang yang berpura-pura sebagai nasabah yang hendak menggadaikan barang.

Namun, tiba-tiba pelaku menyandera pegawai dan membawa kabur uang senilai Rp 60 juta serta 20 gram emas. Pelaku sempat menembakkan senjata api dan melukai seorang satpam. Korban lainnya seorang kasir langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kasus ini ditangani langsung Polrestabes Bandung. Selain menyelidiki lokasi kejadian, Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah karyawan. Pelaku yang tergolong berani karena beraksi di siang bolong itu adalah kawanan lama yang selama ini menjadi target Polisi.

Sementara, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (25/2) mengatakan bahwa, "dalam perampokan yang terjadi di Pegadaian Syariah ini, seorang satpam, Yanto Ahmad (33) menjadi korban. Dia sudah dibawa ke RS Hasan Sadikin untuk mendapatkan perawatan," ujar Abdul.

Abdul belum memastikan luka yang diderita korban itu akibat tembakan atau tusukan. Namun menurut keterangan saksi, terdengar suara letusan senjata api.

"Luka tembak atau luka tusuk, kami masih tunggu keterangan medis dari rumah sakit. Tapi di lokasi memang ada satu kali letusan. Namun diarahkan kemana belum diketahui, karena kasir pegadaian tidak mengetahui," tuturnya.

Seorang saksi mata, Willy (38) mengaku melihat satpam Pegadaian Syariah Sarijadi dalam kondisi berlumuran darah saat dibopong keluar dan dibawa ke RS Hasan Sadikin. "Saya tidak tahu kejadian persisnya. Hanya memang saya mendengar suara letusan. Lalu tidak berapa lama, warga pada rame," ujar Willy.

Dijelaskan Willy, korban dibawa ke RSHS dengan menggunakan mobil milik pasien Puskesmas Sarijadi yang letaknya berhadapan dengan pegadaian tersebut.

Selain itu, perampokan juga menimpa sebuah minimarket 24 jam di Jalan A.H. Nasution, Kota Bandung, Senin. Pelaku berhasil menjarah 20 boks rokok dan merampas telepon genggam pegawai.

Pelaku diduga lebih dari dua orang, namun pegawai minimarket tidak bisa mengenali pelaku karena saat beraksi pelaku mengenakan helm tutup. Aksi mereka sempat terekam kamera tersembunyi. Kasus perampokan mini market ini tengah ditangani jajaran Polsek Cinambo.(dbs/bhc/opn)


 
Berita Terkait Perampokan
 
3 dari 5 Pelaku Kasus Perampokan terhadap Pengemudi Wanita di Pulogadung Dibekuk
 
Ancam Teler Bank Mandiri Gunakan Pistol dan Bom Mainan Pelaku JP Ditangkap
 
Jatanras Polda Metro Berhasil Ciduk Pelaku Utama Kasus Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
Polisi Tangkap 2 dari 3 Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Perampok Nasabah Bank, 1 Tewas Didor, 3 DPO
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]