Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Mogok Nasional
Gaji Layak Buruh Rp 7,5 juta
Thursday 24 Oct 2013 00:21:47

Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Muhctar Pakpahan, jumpa pers di Mega Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/10).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Muhctar Pakpahan bersama ketua presidium serikat buruh lainya mengelar jumpa pers di Mega Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/10) untuk melakukan aksi mogok Nasional serentak di 20 Provinsi dan 150 Kabupaten, Kota pada 31 Oktober hingga 1 November 2013 mendatang sebanyak 3 juta buruh.

Menurut Muchtar, SBSI sudah pasti bergabung dalam aksi mogok Nasional mendatang,"pertama sudah pasti kami setuju, upah ini akan terus sulit diperjuangkan, karena saya sudah berjuang masalah upah sejak tahun 1978," ujar aktivis buruh yang pernah dipenjara semasa rezim orde baru berkuasa.

Dijelaskanya lebih lanjut, masalah upah buruh saat ini, akibat para pejabat saat ini korupsi semua, upah saat ini masih belum layak untuk standar hidup buruh.

"PNS yang layak dengan golongan rendah itu minimal Rp 7,5 juta, begitu juga untuk buruh dan sektor yang lainya, Kalau tidak bisa upah naik, kita harus Revolusi. Dan harus ada perubahan total, kita akan aksi terus tiap tahun, setiap aksi demo buruh pasti ada masalah upah murah dan hidup layak, hingga dulu kami masuk penjara dan dibilang tidak rasional," pungkas Muchtar Pakpahan, dimana perjuanganya yang gigih untuk perubahan nasib buruh dan kenaikan gaji buruh, lelaki kelahiran Bah Jambi 2 Tanah Jawa, Simalungun Sumatera Utara ini juga memperoleh berbagai penghargaan hak asasi manusia dari dunia internasional.(bhc/put)


 
Berita Terkait Mogok Nasional
 
• Buruh KSPI Umumkan Mogok Nasional Bersamaan Aksi Bela Islam III pada 2 Desember 2016
 
• Kantornya Didemo Ratusan Buruh, Ketua Apindo Sofjan Wanandi Kabur
 
• Ratusan Buruh Kembali Demo Balai Kota
 
• Jokowi Menyetujui UMP DKI 2014 Sebesar Rp 2,4 juta
 
• Tolak Penuhi Tuntutan Buruh, Said Iqbal Nilai Jokowi Tak layak Jadi Negarawan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]