Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
India
Gajah Mati Ditabrak Kereta Api, Penumpang Berebut Gadingnya
Thursday 07 Mar 2013 22:29:12

Seekor Gajah bergading panjang mati diterjang Kereta api yang melaju dengan Kecepatan Penuh, di Kolkata, India.(Foto: Ist)
INDIA, Berita HUKUM - Seekor gajah bergading panjang mati diterjang kereta api yang melaju dengan kecepatan penuh, di Kolkata, India. Kontan saja, gading gajah nahas tersebut menjadi incaran penumpang kereta.

Seperti dilansir AFP, Rabu (6/3) gajah jantan tersebut mati dengan luka di belalainya, seketika setelah kereta penumpang menabraknya. The Press Trust of India memberitakan polisi spontan mengamankan bangkai gajah itu dari sejumlah penumpang yang sengaja memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, mencabut gading gajah.

Kereta tersebut memang sedang melintas di tengah Cagar Alam Buxa, Bengal Barat, Distrik Jalpaiguri. Wilayah itu terletak 675 kilometer di utara Ibu Kota Kolkata.

Nasib hewan raksasa tersebut kian merana di India. Populasi 25.000 gajah terdesak oleh laju kepadatan manusia. Dari bulan Desember tahun lalu saja, terhitung sudah lima ekor gajah mati karena ditabrak kereta di Orissa, wilayah yang berdekatan dengan Kolkata.

Menteri Perkeretaapian India Pawan Kumar Bansal telah menyerukan untuk melindungi gajah dari kereta api. Menurutnya, gajah perlu dilindungi kehidupannya meski pembangunan terus dikembangkan, Demikian seperti yang dikutip dari detik.com, pada Rabu (6/3).(dnu/rmd/dtk/bhc/rby)


 
Berita Terkait India
 
Petir Mematikan di India: Lebih 2.500 Orang Meninggal Akibat Tersambar Setiap Tahun, Mengapa Terjadi?
 
Kashmir Diisolir, Diblokir: Salat Jumat dan Jelang Idul Adha di Jaga Puluhan Ribu Tentara
 
India Luncurkan 20 Satelit dalam Satu Misi
 
India dan Iran Teken Kesepakatan Pelabuhan Bersejarah
 
India Terbelah Setelah Pemimpin Hindu Mengkritik Bunda Teresa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]