Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
PKPI
Gagal Dapat Kursi Camelia Lubis Pulang Kampung
Sunday 13 Apr 2014 16:20:06

Camelia Panduwinata Lubis.(Foto: BH/riz)
JAKARTA, Berita HUKUM - Hasil perolehan suara sementara PKPI yang tidak mencapai angka 3 persen membuat Caleg DPR-RI Dapil 2 DKI Jakarta, Camelia Lubis atau Camel Petir, artis dangdut asal kota Medan ini, yang kini masih harap-harap cemas dengan hasil penghitungan suara Pemilu 2014, Ia mengaku sedikit pesimistis dengan perolehan suara partainya.

Camellia Panduwinata ini masih menunggu hasil pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun ia sudah menyusun rencana untuk meninggalkan Jakarta apabila gagal terpilih.

Camel sudah merencanakan pulang ke kampung halamannya di Deli Serdang, Sumatera Utara. Di sana ia berencana membenahi dan membangun daerahnya tersebut, marsipature hutanabe istilah orang batak, pulang kampung mambangun daerah.

“Kalau gagal saya akan pulang kampung, dan mulai membangun daerah saya di sana,” ujar Camel di Jakarta, Minggu (13/4).

Menurut Camel, masih banyak jalan yang dapat dilakukan untuk membangun negara dan tidak hanya di DPR.

“Banyak jalan membenahi bangsa ini, dan saya ingin hidup saya berguna bagi banyak orang. Tapi saya tidak kapok untuk berpolitik,” ujar mantan atlet Taekwondo ini.(bhc/dbs/dar)



 
Berita Terkait PKPI
 
• Ketum PKPI: Pentingnya Peran Pemuda dalam Membangun Bangsa
 
• PKPI Melaporkan Komisioner KPU Hasyim Asyari ke Polda Metro Jaya
 
• PKPI Resmi Jadi Ikut Pemilu 2019 dengan No Urut 20
 
• Ketika Hendropriyono Berbeda dengan Yusril
 
• Gagal Dapat Kursi Camelia Lubis Pulang Kampung
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]