Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Ormas
GPHRS Siap Tumbuhkan Semangat Kemandirian Jiwa kewirausahaan
2016-02-11 16:20:25

Prabu Irawan, Ketua Gerakan Pemuda Suara Hati Rakyat (GPSHR), Kamis (10/2).(Foto:BH/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Saat memasuki Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) Prabu Irawan sebagai presidium dari Gerakan Pemuda Suara Hati Rakyat (GPSHR) menerangkan visi dan misi yang diterapkan, agar mampu menumbuhkan semangat kemandirian jiwa kewirausaha yang mapan, terlebih pada anggotanya untuk dapat menjadi panutan tauladan bagi masyarakat luas.

"Iya itukan memang visi dan misi kita, nantinya kita akan menciptakan kemandirian berwira-usaha terhadap para pengurus maupun anggota," ujar Prabu, saat berbincang santai di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada, Kamis (11/2).

Selain itu, Prabu menambahkan GPSHR bukan hanya akan menciptakan kemandirian berwirausaha terhadap penggurus dan anggotanya saja. "Kami juga ingin ke depan GPSHR dapat menjadi ormas yang santun, serta selalu menjunjung tinggi nilai kebangsaan," jelas Prabu.

Sejatinya, ia miris kalau melirik perkembangan ormas/LSM saat ini, Prabu menanggapi beberapa ormas yang terlalu identik dan gampang terprovokasi atau yang lebih banyak menonjolkan sisi negatifnya yang arogan, anarkis, seperti baru-baru ini yang terjadi dengan aksi bentrok anarkis heboh dikota Medan, sesama ormas. Ia sangat menyayangkannya hal tersebut dan berharap, agar para ormas di zaman yang serba digital ini lebih intelektual, elegan, terdidik dan memiliki jiwa bersaing maju dibidang hal-hal yang positif. Begitu juga bisa menjadi contoh yang baik untuk masyarakat luas, yang ikut serta memajukan bangsa tercinta, ungkapnya.

"Nantinya lebih menggunakan cara-cara persuasif yang elegan yang akan menjadi contoh yang baik bagi khalayak orang banyak, begitu juga bisa menjadi kontrol sosial di kebijakan pemerintahan. Kedepan jika diberi kesempatan, Ormas yang kita bentuk akan berbeda dengan ormas lainnya. Kita akan selalu bersikap elegan dan selalu menggunakan cara-cara intelektual. Karena kitapun juga akan patuh terhadap kebhineka tunggal ika," pungkas Prabu Irawan.(bh/bar)


 
Berita Terkait Ormas
 
• Benny Rhamdani: Masyarakat Sulawesi Utara Memiliki Kontribusi Besar Atas Kemerdekaan
 
• Polsek Cabangbungin Dampingi Satpol PP Copot Segala Bentuk Atribut Ormas
 
• Milad ke-3 Ormas Bang Japar, Fahira Idris Pilih Adakan Rapid Test Gratis di 5 Wilayah DKI Jakarta
 
• Ketua Umum PP PPM Lantik Ketua PPM Mada DKI Jakarta
 
• DPD Sumut: Ormas Pejuang Bravo Lima Siap Kawal Kerukunan Umat dan Menjaga Kebhinekaan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]