Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kasus di Pelindo
GM PT. Pelindo IV Samarinda Mengaku Pernah Mengeluarkan Surat Kerja CV. ADS
Thursday 02 May 2013 19:45:02

GM Pelindo IV Samarinda, Edy D.M. Nursewan.(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Polemik anatar PT. Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo) Cabang Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) selaku pemberi kerja kepada beberapa perusahan untuk pekerjaan Asist tug dalam memandu kapal tonggang batu bara yang melewati kolong jembatan Mahkota II Samarinda, halnya CV. Adi Daya Suksek (ADS) terungkap dengan pengakuan General Manager PT. Pelindo IV Cabang Samarinda yang perna mengeluarkan surat keterangan mengenai keberadaan ADS.

Pengakuan GM Pelindo IV Cabang Samarinda, Edy D.M. Nursewan, Kepada BeritaHUKUM.com di ruang kerjanya Kamis (2/5), awalnya dia menyangkal adanya pemberian kerja Asist tug kepada CV. ADS dengan mengatakan tidak pernah memberikan izin atau memerintakan baik secara langsung maupun lisan, namun karena mereka memaksakan diri sudah bekerja sehingga pihaknya membantu untuk melakukan pembayaran, ujar Edy.

"Kami tidak memberi izin tertulis maupin perintah lisan untuk ADS, namun melalui Alfon, memaksakan diri untuk kerja maka kita membantu untuk tagian dan membayar", ujar Edy.

Apa yang di sangkal Edy, selaku GM Pelindo IV Cabang Samarinda pupus ketika pewarta menyodorkan selembar surat yang di tandatanginya dengan no. 2/KB.003/I/SMD-2013 tanpa tanggal yang dikeluarkan pada bulan Pebruari 2013 kepada PT. Tonito Arum, dimana PT. Pelindo IV (Persero) Cabang Samarinda menunjuk CV. Adi Daya Sentosa (ADS) dengan mengunakan armada TB. Cipta Harapan II untuk melaksanakan kegiatan Asist tug.

"Setelah meliat dari surat ini benar saya yang tanda tangan keluarkan kepada CV ADS yang melakukan pekerjaan, dan kita sudah bayar pertama kepada CV. ADS yang di terima Alfons", jelas Edy.

Pernyataan tidak ada kerjasama antara Pelindo dengan CV ADS sebelumnya dilontarkan oleh Syamsul Ikhwan selaku Manager Pelayaran Kapal yang ditemui pewarta BeritaHUKUM.com di ruang kerjanya, Rabu (1/5).

Syamsul mengatakan selama ini tidak pernah mengetahui yang namanya CV ADS atau Direkturnya H Muhammad Aini yang melakukan pekerjaan Asist Tug. "Tidak ada kerjasama, baik langsung maupun tidak langsung terhadap CV ADS, baik tertulis maupun lisan," ujar Syamsul.

Demikian juga dengan Adi, SDM dan Umum merangkap Humas PT Pelindo IV yang di dampingi Syamsul Rabu (1/5) juga mengatakan selama ini tidak ada kerjasama antara pihak Pelindo dengan CV ADS baik tertulis berupa SPK maupun secara lisan,

Dari keterangan yang dihimpun beritahukum.com, nampak belum ada kerja sama resmi antara Pelindo dengan CV. ADS, namun kenyataan pihak pelindo telah mengaku membayar tahap pertama kepada CV. ADS melalui Alfon selaku penerima kuasa. Disamping itu adanya potongan pajak 20 persen untuk negara dan 19 persen untuk Fee pelindo, sehingga dapat di duga ada kerja sama atau permainan terselubung dalam bisnis Asist Tug, sindir kuasa Dirut CV. ADS yang baru.

GM Pelindo IV Cabang Samarinda, berjanji akan melakukan pertemuan semua belah pihak sehingga dapat menyelesaikan pembayaran kepada ADS, dan mengakui bahwa belum terbayarnya sisa pekerjaan Asist Tug oleh kepada CV. ADS karena dari pihak pelayaran belum melakukan pembayaran, tegas Edy.(bhc/gaj)


 
Berita Terkait Kasus di Pelindo
 
Tiga Hasil Penyelidikan Pansus Angket DPR RI Tentang Pelindo II Tahap Kedua
 
Demo SP JICT ke BUMN: Kembalikan JICT Koja ke Pangkuan Ibu Pertiwi
 
Ketum FSP BUMN Bersatu: Skandal JICT, Harus Disidangkan Dahulu RJ Lino Biar Jelas !
 
Pansus Pelindo II Serahkan Hasil Audit BPK ke KPK
 
Lagi Asik Main Golf, 2 Tersangka Kasus Pelindo II Ditangkap Bareskrim
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]