Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Seminar
GEMURA: 'Pejuang Veteran adalah Pahlawan Sejati Bangsa'
Saturday 29 Aug 2015 15:39:48

Tampak suasana acara Seminar Kebangsaan yang diadakan DPP Gemura di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada, Jumat (28/8).(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangkaian kegiatan memperingati Dirgahayu Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke 70 tahun, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Muda Nurani Rakyat (DPP GEMURA) melangsungkan Seminar Kebangsaan, dengan tema "Pejuang Veteran adalah Pahlawan Sejati Bangsa" di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada, Jumat (28/8). Hadir tamu undangan terlihat merupakan perwakilan para aktivis pemuda, OKP tingkat nasional, ormas, mahasiswa, pelajar, tokoh masyarakat, para veteran dan media pers baik cetak, electronik dan online.

Dalam kata sambutannya Oktasari Sabil, selaku Ketua umum Gemura mengutarakan, "Usia 70 tahun bagi sebuah bangsa adalah usia yang cukup tua, yang seharusnya menempatkan Indonesia sejajar di mata dunia, namun kenyataannya masih banyak masalah dan beban yang dapat mengakibatkan disintegrasi bangsa," ungkapnya.

Oktasari Sabil juga merasa nilai patriotisme dan nasionalisme dikalangan muda terlihat sangat stagnan, bahkan terlihat meredup, "gejala konflik sosial dimana-mana itu adalah buktinya," imbuh Oktasari Sabil.

"Para veteran sudah memberikan contoh nyata, tanpa mengejar gelar pahlawan sudah memberikan baktinya. Namun, kemerdekaan yang telah kita nikmati bersama dan tetap kokohnya NKRI dari Aceh sampai Papua adalah buah pengorbanan mereka," jelasnya, yang berharap dengan Seminar ini memberikan masukan bagi aspek kemajemukan dan kemajuan bangsa.

"Secara simbolik kami akan mendeklarasikan veteran sebagai pahlawan bangsa. Semoga seminar ini dapat memberikan nilai positif bagi kita semua," ujar Oktasari Sabil, Jumat (28/8).

Nampak pula yang turut hadir di acara Seminar Kebangsaan yang diadakan DPP Gemura tersebut, yakni Jenderal TNI (Purn) H. Wiranto, SH. MM ketum Partai Hanura, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu (Menhan) diwakili oleh Eko Budhi, Letjen (Purn) Rais Abin (Ketum DPP LVRI), Dadang Rusdiana (DPR RI Fraksi Hanura), Zulfan Lindan (DPR RI Fraksi Nasdem), Siti Zuhro (Pengamat LIPI), Wawan H Purwanto (Pengamat), Sarbini (Aktivis 98) dan Oktasari Sabil (Ketum Gemura).

Selanjutnya, selepas kata sambutan dari Ketum Gemura sebagai Organisasi underbow partai Hanura, Ketum Hanura Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, SH yang turut hadirpun mengungkapkan bahwa, "Adanya erosi nasionalism, dimana para pemuda acuh tak acuh terhadap para veteran, aneh.., tapi saya bahagia karena ada gerakan muda diwakili Gemura menyelenggarakan seminar kebangsaan, dengan menjadikan para veteran sebagai pahlawan bangsa," kata Wiranto pada, Jumat (28/8).

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghargai para pahlawannya, Itu bukan omong kosong, ada proses pembangunan bangsa disana," jelas Ketum Hanura, Jend (Purn.) Wiranto.

"Pengalaman adalah guru yang baik, jangan membuat pengalaman sendiri. Marilah kita kembali menyadarkan bangsa kita untuk menghargai para pendahulu kita, dengan melanjutkan hasil karya yang baik, agar kita bisa lebih unggul dan bersaing dengan bangsa lain," jelas Wiranto.

Setelah itu, amatan pewarta BeritaHUKUM.com di lokasi acara ini, Ketum Partai Hanura, Jend (Purn.) Wiranto lalu membuka Seminar Kebangsaan dengan mengawali prosesi pembukaan acara dengan menabuh Gong' dihadapan para perwakilan tamu undangan, para veteran, dan pers media massa.(bh/mnd)


 
Berita Terkait Seminar
 
Seminar Sosialisasi PP No.39/2020: 'Akomodasi yang Layak Bagi Disabilitas dalam Proses Peradilan'
 
Seminar 'Membedah RUU Kejaksaan' terdapat 6 Urgensi dan 4 Kesimpulan
 
Seminar KMI: 'Integrasi Indonesia National Single Window (INSW) dalam Memangkas Dwelling Time'
 
PRN: Menyelami 1 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK dari Sudut Angka Kematian dan Ibu Melahirkan
 
Seminar Payung Hukum Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]