Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Freeport
Freeport Telah Dilaporkan ke Departemen Kehakiman AS
Saturday 05 Nov 2011 20:59:22

Sejumlah aparat kepolisian melakukan patroli di kawasan pertambangan PT Freeport Indonesia (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – PT Freeport-McMoran Copper and Gold Inc dilaporkan ke peradilan di Amerika Serikat (US Departement of Justice) terkait pemberian dana imbalan perusahaan cabangnya di Indonesia, PT Freeport Indonesia sebesar 14 juta dolar AS kepada Polri. Laporan yang disampaikan oleh Organisasi di AS, United Steelworkers (USW), didasarkan pada indikasi pemberian uang itu sebagai pelanggaran Foreign Corrupt Practices Act.

Tindakan tersebut diketahui, menyusul pertemuan antara petinggi USW Dick Blin dan pengurus SPSI PTFI bersama Wakil Ketua Komnas HAM, Ridha Saleh di kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu (2/11) lalu. Dalam pertemuan itu, juga hadir General Vice President CFMEU Wayne McAndrew, Sekretaris Umum FSP KEP SPSI Subiyanto dan lainnya.

Hukum Amerika memang melarang pemberian uang atau korupsi, karena melanggar Foreign Corrupt Practices Act atau UU Antikorupsi AS. Diketahui, USW melaporkan Freeport-McMoran Copper and Gold Inc itu pada Selasa (1/11) lalu. Organisasi ini meminta US Department of Justice untuk melakukan investigasi terhadap pemberian dana yang berindikasi melanggar Foreign Corrupt Practices Act.

Mengenai laporan tersebut, Polri belum mengetahuinya. Tapi kepolisian siap memberikan keterangan di peradilan di AS terkait dana sebesar 14 juta dolar AS yang diberikan Freeport kepada Polri pada 2010. "Belum tahu. Tapi Polri akan siap memberikan keteragan, bila memang diperlukan peradilan AS. Ini bentuk transparan," kata Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (4/11) kemarin.

Pengakuan Polri atas penerimaan dana keamanan dari Freeport itu mengundang banyak kritikan. Namun, dana imbalan Freeport ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Polri. Lembaga penegak hukum ini pun siap diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, hal itu masuk dalam audit eksternal Polri, selain audit internal yang dilakukan pihak Polri sendiri.(dbs/bie)


 
Berita Terkait Freeport
 
• Mulyanto: Isu Perpanjangan Izin PTFI Perlu Dibahas oleh Capres-Cawapres di Masa Kampanye
 
• Legislator Nilai Perpanjangan Ijin Ekspor Konsentrat Tembaga Freeport Indonesia Akan Jadi Preseden Buruk
 
• Ridwan Hisyam Nilai Pembangunan Smelter Freeport Hanya Akal-Akalan Semata
 
• Wacana Pembentukan Pansus Freeport Mulai Mengemuka
 
• Wahh, Sudirman Said Ungkap Pertemuan Rahasia Jokowi dan Bos Freeport terkait Perpanjangan Izin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]