Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo
Forum Umat Islam Bakar Bendera Israel
Friday 23 Nov 2012 17:51:57

Massa dari Forum Umat Islam saat membakar bendera Israel, Jum'at (23/11).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seribuan massa Forum Umat Islam setelah melakukan dialog dan diterima oleh perwakilan Habib Rizieq Sihab, langsung melakukan pembakaran bendera Israel di depan gedung Dewan Keamanan PBB.

Sebelum melakukan Pembakaran bendera, FUI kembali meneriaki kecaman terhadap PBB. Ketika PBB disebut Habib Riziq, maka dijawab 'bangsat- bangsat', dan ketika di sebut Israel kemudian dijawab 'Laknatullah, hancurkan'.

Mereka juga sempat melakukan sholat Ashar berjamaah, selanjutnya terjadi negosiasi antara Ustad Habib Rizieq dengan Kapolres Jakarta Pusat. Habib Rizieq juga menjamin tidak akan melakukan keributan dan siap bertangung jawab.

Selanjutnya pendemo di izinkan masuk menuju ke depan Kedubes AS. Dan melalui pemeriksaan yang cukup ketat dari barisan Brimob Polda Metro Jaya, setiap tas pendemo di periksa satu persatu.

Sedangkan rombongan jamaah Ansharut Tauhid setelah melakukan pembakaran bendera, mereka tidak jadi masuk ke dalam pemeriksan karena menolak untuk diperiksa tas bawaanya.

Tampak Kombes M Chairul Kabag Ops Polda Metro Jaya didampingi dengan Kapolsek Metro Gambir mengawasi dengan ketat satu persatu pendemo yang akan memasuki barikade yang dibuat di depan Balai Kota Gubernur DKI Jakarta.

Aksi demonstrasi pengecaman terhadap Agresi Israel di Palestina dilakukan sekitar 6000 massa gabungan Umat Islam Sejabodetabeka. Hingga berita ini diturunkan, massa dari Forum Umat Islam terus melakukan orasi dan demo di depan Kantor Kedubes Amerika Serikat Jakarta Pusat.

Penjagaan cukup ketat dari aparat Kepolisian, dimana terlihat 3 mobil water cannon yang telah disiagakan di depan Gudung Balai Kota, dan pagar kawat berduri yang juga dipasang di depan Kedubes AS.(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo
 
• Singgung Tweet Arief Prihantoro, Warganet: Pak Kapolri Mau Tanya, Benarkah Polisi Membantai FPI?
 
• Viral: Orang Ini Dicari Netizen Gegara Sebut 6 Laskar FPI Seperti Hewan Anjing yang Dibantai Polisi
 
• Terungkap, Motif Tersangka Pengeroyok: Kesal 'Ocehan' Ade Armando di Media Sosial
 
• Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Pengeroyokan Ade Armando
 
• Ade Armando Babak Belur Diamuk Massa dan Ditelanjangi di Tengah Aksi Demo di DPR
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]