Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
PilGub
Foke dan Jokowi Masih Unggul


Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli & Jokowi-Basuki (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Bertempat di kantor Lingkaran Survei Indonesia (LSI) di bilangan Rawamangun, Minggu (27/05), LSI merilis hasil survei terbaru terkait pilkada DKI Jakarta. Kandidat cagub DKI incumbent Fauzi Bowo dan Nahrowi Ramli (Foke-Nara) unggul dengan 43,3 persen suara. Survei dilakukan selama bulan Mei 2012.

Dari enam pasang calon gubernur yang sudah diresmikan oleh KPUD, Ketika diuji ke publik untuk dipilih, dua ranking teratas tak berubah. Fauzi Bowo didukung oleh 43,3 persen. Sementara Jokowi didukung 20,9 persen. Calon lain jauh di bawah. Sementara yang belum menentukan pilihan sekitar 17,7 persen," kata peneliti LSI, Toto Izul Fattah, di kantor LSI, tadi pagi.

Lebih lanjut jelas Toto, dari hasil survei terbaru, peluang pilkada DKI berlangsung satu putaran masih 50:50. Kalau dua putaran, maka yang lolos dalam perhitungan LSI adalah Fauzi Bowo dan Jokowi.

Survei opini publik ini dilakukan dengan responden 440 orang. Responden dipilih secara acak. Metode yang digunakan multistage random sampling. Responden diwawancarai dengan tatap muka, dengan margin of error 4,8 persen. Berikut urutan persentase keterpilihan cagub DKI berdasarkan survei LSI yang digelar 15-22 Mei 2012 : Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli: 43,3 persen, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama: 20,9 persen, Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini: 7,6 persen, Alex Noerdin-Nono Sampoeno: 5,3 persen, Faisal Basrie-Biem Benyamin: 4,1 persen, Hendardji-Ahmad Riza: 1,1 persen. (bhc/rt/rls)


 
Berita Terkait PilGub
 
• Awasi Pemilihan Wakil Gubernur!
 
• Komite Rakyat Nasional: Pak Dedi Mulyadi Menggambarkan Sosok Seorang Pancasilais
 
• Pilgub Lampung: Kandidat Mulai Bidik Pasangan Masing-Masing
 
• Figur Rustringsih Bumerang Untuk Dinasti Karno
 
• H -3 Undangan Pemilukada Sumut Belum Sampai ke Masyarakat Sunggal
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]