Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Lomba
Flypower Gelar Kejuaraan Khusus Nomor Tunggal 2015
Thursday 12 Mar 2015 21:37:10

CEO Flypower Haryanto Arbi dan Ahmad Budiharto, Wakil Sekretaris Jenderal PB PBSI dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (12/3).(Foto: BH/yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Produsen perlengkapan Bulu Tangkis Flypower menggelar kejuaraan terbuka khusus nomor perorangan untuk mendukung pembinaan atlet-atlet tunggal putra dan tunggal putri nasional.

"Tujuannya, kami mendukung pembinaan pemain tunggal menyusul prestasi tunggal putra dan putri Indonesia yang meredup. Contohnya, sudah 21 tahun tidak terdapat juara Indonesia pada nomor tunggal dalam All England," kata Direktur Turnamen Flypower Single Badminton Open Championship 2015 Haryanto Arbi di Jakarta, Kamis (12/3).

Diharapkan dari turnamen berhadiah Rp 226 juta ini akan lahir bakat-bakat baru potensial. "Kami mengapresiasi turnamen ini. Dari sini diharapkan bisa terpantau bakat-bakat yang bisa dibina ke depannya," harap Ahmad Budiharto, Wakil Sekretaris Jenderal PB PBSI dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (12/3).

Turnamen internasional ini juga dipastikan Ahmad sudah masuk kalender PB PBSI.

Arbi mengatakan, kejuaraan terbuka pertama khusus nomor tunggal itu tidak hanya ditujukan pada kategori usia dini hingga dewasa, tapi juga nomor ganda bagi peserta veteran, hingga usia 90 tahun.

"Kebetulan tahun ini akan ada turnamen dunia untuk para veteran di Stockholm Swedia, sehingga kejuaraan kami dapat menjadi ajang pemanasan bagi mereka," kata CEO Flypower itu.

Peraih gelar nomor tunggal putra All England 1993 dan All England 1994 itu mengatakan, para peserta bukan hanya pebulu tangkis dari klub ataupun pebulu tangkis umum, melainkan juga peserta asal luar negeri.

"Peserta dari Malaysia dan Jepang sudah konfirmasi akan hadir, karena mereka mengincar pertandingan untuk peserta usia dini. Di negara mereka, pertandingan untuk usia dini dan remaja tidak banyak," kata Arbi.

Arbi mengaku belum berencana menyelenggarakan kejuaraan khusus nomor tunggal di luar Jakarta, karena baru pertama kali menyelenggarakan kejuaraan bulu tangkis.

Hasil pertandingan Flypower Single Badminton Open Championship 2015 juga akan tercatat sebagai ranking poin nasional dan masuk dalam kalendar kejuaraan resmi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Panitia kejuaraan bulu tangkis perorangan Flypower mematok biaya pendaftaran Rp100 ribu untuk peserta berusia di bawah 11 tahun dan di bawah 13 tahun, biaya Rp150 ribu untuk peserta berusia di bawah 15 tahun dan di bawah 17 tahun, biaya Rp200 ribu untuk peserta berusia di bawah 19 tahun hingga peserta veteran.

Panitia membuka pendaftaran di Kantor PBSI DKI Jakarta GOR Bulutangkis Asia Afrika, serta di situs www.flypower-arbi.com.(bhc/yun)


 
Berita Terkait Lomba
 
Pemprov DKI Jakarta Gelar Lomba Foto dan Vlog
 
Tim Futsal Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya Menjuarai Kapolda Cup 2018
 
Turnamen Futsal Kapolda Cup 2018 Resmi Dibuka di Planet Futsal, Kuningan
 
Ibu Negara Iriana Melepas Peserta Lomba Kartini Run 2018
 
Kemala Bhayangkara, Perwosi, Oase KK dan KONI Gelar Lomba Lari 'Kartini Run 2018'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]