Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Media
Festival Media di Gedung Bersejarah Bandung
Wednesday 12 Sep 2012 15:53:55

Logo Aliansi Jurnalis Independen (AJI), (Foto: Ist)
BANDUNG, Berita HUKUM - Daram rangka peringatan dirgahayu AJI ke18, AJI akan akan menyelenggarakan festival media pada sebuah gedung bersejarah di Bandung, yang beberapa kali digunakan oleh Presiden Pertama RI, Soekarno, yakni Gedung Indonesia Menggungat. Perayaan ini digelar pada 15 - 18 September nanti.

Kegiatan ini direncanakan akan menjadi ajang pameran produk industri media mainstream dan berbagai komunitas media independen yang ada di Bandung dan beberapa kota lainnya. Bahkan, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan interaksi antar media, baik media mainstream maupun media alternatif, dapat terjalin degan baik. Ke depannya, menurut Aji, media semakin bertanggung jawab atas apa yang dihasilkan.

“Salah satu yang membuat media semakin bertanggung jawab atas produk jurnalistiknya ialah dengan adanya kontrol dari masyarakat. Pengawasan publik akan efektif jika masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup tentang media dan proses produksinya”, papar Eko Maryadi, Ketua Aji, dalam keterangan persnya, Rabu (12/09).

Organisasi pewarta yang cukup berpengaruh itu pun berkeyakinan bahwa demokrasi di Indonesia dapat diperkuat dengan adanya media yang bertanggung jawab dan masyarakat yang melek media dan cerdas. “Kami merencanakan Festival Media ini akan menjadi kegiatan tahunan, yang pelaksanaannya akan dilakukan bergilir di AJI - AJI kota seluruh Indonesia”, imbuh Eko.(bhc/frd)


 
Berita Terkait Media
 
• LSP Pers Indonesia Apresiasi Digitalisasi dan Pelayanan Prima PTUN Jakarta
 
• Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan Kemerdekaan Pers kepada Presiden
 
• LKPP Terima Pengaduan WAKOMINDO Terkait Diskriminasi Kerjasama Media di Pemerintahan Daerah
 
• Biro PP Lakukan 'Media Visit' Massifikasi Informasi Kinerja DPR dan Persiapan IPU
 
• Perselisihan Kapolrestro Depok-Wartawan Dimusyawarahkan, Kompolnas: Media Membantu Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]