Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Fathanah Belikan Gaun Vitalia 10 Juta
Tuesday 17 Sep 2013 17:33:12

Ilustrasi, Foto model Andi Novitalia, alias Vitalia Sheisya.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Selain membelikan sebuah mobil Honda jazz kepada foto model Andi Novitalia alias Vitalia Sheisya, Ahmad Fathanah juga membelikan gaun mewah kepada Vitalia.

Dalam kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Senin (16/9). Vitalia mengakui terdakwa kasus suap pengurusan penambahan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Ahmad Fathanah, juga pernah membelikan dia gaun seharga Rp 10 juta.

Menurut perempuan bertubuh seksi tersebut, gaun itu dipakai buat acara resepsi pernikahan sepupunya.

"Saat itu sepupu saya mau nikah. Terdakwa suruh saya beli gaun di Roberto Cavali di Senayan City. Harganya sekitar Rp 10 juta," ujar Vita.

Selain itu, (AF) ternyata juga memiliki cara jitu buat mendekati para wanitanya, seperti foto model Andi Novitalia alias Vitalia Sheisya. Untuk meluluhkan hati Vita, Fathanah sampai rela mendekati kedua anak-anaknya dan membelikan baju serta mainan.

Model seksi itu mengakui Fathanah memang dekat dengan kedua anaknya.

"Terdakwa orang baik. Kita dekat. Dia ingin berkenalan dengan saya, dia tahu anak-anak saya. Dia juga membelikan mainan dan baju buat anak-anak saya," kata Vita dengan nada lirih.

Vita mengakui Fathanah kerap menemui kedua anaknya yang berumur 7 dan 6 tahun. Saat datang, kadang Fathanah membawakan hadiah buat mereka.

"Ketemu anak-anak siang dan sore. Terdakwa banyak membantu biaya saya dan anak-anak saya. Saat kenal, dia tahu saya single parent, jadi kita cukup dekat," ujar Vita.

Menanggapi kesaksian Vita. AF dengan santai menjawab, Menurut dia, hal itu adalah wajar membantu seseorang yang dalam keadaan sulit.

"Saya pikir normal buat membantu seseorang yang sedang kesulitan," ujar Fathanah, yang disambut senyum hakim-hakim Tipikor.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]