Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Perdata    
 
Fahri Hamzah
Fahri Hamzah: Surat Somasi Pengacara SBY Bisa Jadi Alat Memeras
Wednesday 29 Jan 2014 20:19:40

Wakil Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (F - PKS), Fahri Hamzah saat menjawab pertanyaan para wartawan.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Angota Komisi III DPR RI Fahri Hamzah menanggapi sinis, surat somasi dari Pengacara Keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dilayangkan oleh kuasa hukumnya Palmer Situmorang, Fahri menilai surat kuasa tersebut dapat menjadi sarana untuk memeras.

Pasalnya, surat dari pengacara SBY tersebut tertulis "Tim Advokat & Konsultan Hukum, Dr H Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI dan Keluarga.

Demikian disampaikan, anggota Komisi III, Fahri Hamzah, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (28/1).

"Surat ini bisa untuk memeras, menakut-nakuti orang, bisa digunakan sebagai fund ricing. Tim hukum yang dampingi SBY sekedar nakut-nakutin dan naikkan harga/kelas saja," kata Fahri.

Fahri mengaku kasihan dengan Presdien SBY, karena keluguannya sehingga dimanfaatkan oleh orang-orang disekelilingnya, termasuk pengacaranya, Palmer Situmorang.

"Surat undangan itu pakai nama dan kata Presiden, ini amatir sekali. Surat ini bukan somasi. Kasihan Pak SBY karena didampingi pengacara tak profesional," kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Selain itu, yang menjadi pertanyaannya, Palmer adalah orang yang membongkar kasus Bank Century, tapi sekarang jadi pengacara SBY dan keluarga.

"Palmer itu yang dulu bongkar Bank Century dengan membawa segudang data, tapi sekarang jadi pengacara SBY," kata dia

Seperti yang telah diberitakan, pengacara keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Palmer Situmorang, telah resmi melayangkan somasi pertama kepada saudara Sri Mulyono, loyalis Anas Urabaningrum, dan Rizal Ramli dan Fahri Hamzah terkait permyataan yang dinilai telah melakukan fitnah terhadap Presiden SBY.(bhc/akt/dar)


 
Berita Terkait Fahri Hamzah
 
Tegur Dahnil, Fahri Hamzah: Bro, Jangan Seret Pak Prabowo Ke Isu Kecil
 
Fahri Hamzah Sarankan Presiden Bentuk Perppu Perlindungan Data Penduduk
 
Kivlan Zen Batal Dicekal, Fahri Hamzah: Bukti Hukum Kita Diatur Segelintir Orang
 
Jika Prabowo Menang, Fahri Usul SBY dan Amien Rais Jadi Menteri Senior
 
Terlalu Cepat Definisikan Pahlawan dengan Pengertian Baru
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]