Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Buku
Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'
2019-05-22 12:06:14

Fadli Zon Memberikan buku "Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy" kpd para duta besar yg hadir dalam peluncuran bukunya.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meluncurkan buku terbarunya yang berjudul "Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy". Buku ini berisi koleksi pidato dan makalahnya dalam berbagai forum internasional, selaku Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) serta Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) sejak tahun 2014.

"Diplomasi Parlemen di tingkat dunia, merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi yang saya emban selaku Pimpinan DPR Bidang Korpolkam. Terlebih, di bawah saya ada juga BKSAP," ujar Fadli saat peluncuran buku terbarunya di Ruang Abdul Moeis, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/5) .

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, buku ini menjadi bukti fungsi baru DPR RI, yaitu diplomasi parlemen. Tugas dan fungsi tersebut tercantum dalam Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), selain fungsi legislasi, pengawasan dan anggaran. "Sehingga, diplomasi ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah khususnya Kementerian Luar Negeri. Namun, juga tugas dari parlemen dan seluruh masyarakat Indonesia," ungkap Fadli.

Legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat V ini berharap, diplomasi parlemen mampu membantu mewujudkan hakikat politik luar negeri Indonesia, yaitu memberikan keuntungan bagi bangsa dan negara. "Diplomasi Parlemen yang dilaksanakan bersama BKSAP yang ada di bawah koordinasi saya, khusus dalam rangka memperkuat diplomasi parlemen Indonesia di tingkat dunia," pungkas Fadli.

Hadir dalam acara peluncuran buku tersebut, Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Fahri Hamzah, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin, eks Menteri Luar Negeri 2001-2009 Hassan Wirajuda, eks Ketua LIPI Lukman Hakim, sejumlah Duta Besar negara sahabat dan tamu undangan.(pun/sf/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Buku
 
Ahmad Basarah Nilai Buku 'Catatan Merah' Karya Guntur Soekarno Penting Dibaca Generasi Milenial
 
Fahri Hamzah Luncurkan Buku 'Arah Baru Kebijakan Kesejahteraan Indonesia'
 
Kata-Kata Harus jadi Instrumen Politisi
 
Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'
 
Ma'rufnomics: Pemikiran KH Ma'ruf Amin tentang Ekonomi Baru Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]