Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Kebakaran Hutan
Fadli Zon Imbau Pemerintah Indonesia Secepatnya Cegah Karhutla
2018-08-16 09:36:08

Hotspot kebakaran hutan dan lahan terus meningkat. Satelit Modis mendeteksi 846 hotspot di Indonesia pada (14/8) pukul 07.00 WIB.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru hingga Sabtu (11/8) sore mendeteksi adanya 55 titik panas menyebar di tujuh kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Riau. Titik panas tersebut mengindikasikan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menanggapi kasus tersebut, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menegaskan bahwa harus ada antisipasi secepatnya. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan harus segera mungkin bergerak agar titik panas tersebut dapat dengan cepat diatasi.

"Hal ini harus segera diantisipasi. Pemerintah sebaiknya cepat tanggap mengantisipasi titik panas yang cukup banyak tersebut. Sehingga pengalaman karhutla beberapa tahun lalu tidak terulang kembali," tuturnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (13/8).

Pimpinan DPR RI Bidang Korpolkam ini juga mendorong pemerintah untuk melaksanakan tindakan pencegahan, agar masyarakat yang terkena dampak langsung dapat kembali hidup dengan tenang dan damai.

"Saya kira selanjutnya harus dilakukan pencegahan. Karena pencegahan itu lebih penting dan lebih baik untuk kemaslahatan kita semua, terutama masyarakat yang langsung terkena dampaknya," ujar Fadli.

Politisi Gerindra tersebut pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dalam menanggapi bahaya tersebut dan menyerahkan segala urusan ini kepada pemerintah.

"Untuk masyarakat saya harap dapat bersabar. Kita sedang mencegah. Kita terus berharap agar jangan sampai terjadi ya (karhutla). Jadi semua harus tetap tenang dan lanjutkan aktivitas," pesan Fadli.(eps/sf/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Kebakaran Hutan
 
Penanganan dan Mitigasi Karhutla, Komisi IV Dukung KLHK Perbanyak Pelibatan Masyarakat
 
Panglima TNI: Tanpa Kebersamaan Karhutla Tidak Dapat Diatasi
 
Kebakaran Hutan Australia: PM Akui Kesalahan Penanganan Kisis Karhutla di Negaranya
 
Negeri di Atas (Awan) Asap!
 
Bencana Asap Karhutla Coreng Diplomasi Sawit Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]