Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Aceh
FPAU Dukung Penerapan Hukuman Pancung di Aceh
2018-03-19 15:53:38

Ilustrasi.(Foto: twitter)
ACEH, Berita HUKUM - Wacana penerapan hukuman pancung (qisash) di Aceh bagi terpidana kasus pembunuhan mendapat berbagai tanggapan. Forum Pemuda Aceh Utara (FPAU) mendukung rencana penerapan hukum pancung (qisash) di Aceh. Apalagi, Aceh merupakan daerah satu-satunya yang memiliki wewenang khusus dalam menerapkan syariat Islam.

Kepada pewarta BeritaHUKUM.com, Senin (19/3), Humas FPAU, Rajali Samidan mengatakan hukum qisas merupakan solusi yang tepat mengingat banyaknya kasus kriminal di Aceh.

Dia menuturkan, selama ini banyak anak-anak Aceh diperkosa setelah itu dibunuh dengan cara tidak manusiawi. Maka dengan adanya hukuman tersebut setidaknya bisa membuat efek jera bagi pelaku.

"Kita berharap ini tidak hanya sekedar wacana, tapi pemerintah Aceh harus serius dan jangan takut dengan ancaman dari pihak manapun," tegas Rajali.

"Aceh ini punya kekhususan yang tidak dimiliki daerah lain dalam penerapan syariat Islam. Hukum pancung pun ini bukan rekayasa, tetapi aturan tersebut sudah ada di dalam Alquran," ujarnya.

Selain mengenai hukum pancung, FPAU juga berharap Qanun (Peraturan Daerah) tentang Jinayat juga harus diterapkan karena selama ini dirinya melihat hanya di beberapa daerah yang menerapkan qanun tersebut. Sedangkan qanun sudah lama ditanda tangani.(bh/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]