Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
FORSADEM Bersatu Berusaha Dongkrak Suara Partai Demokrat
Monday 25 Feb 2013 16:09:39

Pertemuan FORSADEM di Galery Cafe Cikini Jakarta Pusat, Senin (25/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sayap partai Demokrat berkumpul untuk memberikan satu statement bahwa cerita lama, kita tutup dan mulai cerita baru, kita buka bagaimana caranya kita naikkan ektabilitas kita partai demokrat.

Hadir dalam acara ini, Ketua KNPD Milton Pakpahan, DPP AMIB, DPP BMD, juga dari Insan Muda DemokratIindonesia. Latar belakang pertemuan ini karena rasio tinggkap kepercayaan masyarakat pada Demokrat turun jadi 8,3%.

"Kami akan fokus pada pemilih pemula dan mendongkrak suara partai," ujarnya Milton Pakpahan di Galery Cafe Cikini Jakarta Pusat Senin (25/2).

"Sebagai bentuk komitmen kmi disini 5 orang pengurus sayap demokrta, dan siapapun yang menjadi ketua umumnantinya mengantikan Anad Urbaningrum kami harap dapat kembali membangun konsulidasi partai, semua kader harus bekerja keras untuk menarik simpati masyarakat. Dan ini bukan masalah muda dan gampang, siang malam kita harus bekerja," tambahnya.

Angkatan Muda Demokrat Ramli Batubara mengatakan, kami mengapresiasi pada pendiri partai (SBY), agar terus berjuang dan bekerja, dan kami siap menjalankan roda organisasi, supaya keterpurukan saat ini bisa bangkit di tahun 2014 nanti.

Acara ini juga diisi dengan penandatanganan sikap dari organisasi sayap partai Demokrat serta memberikan surat rekomendasi agar dapat mengadakan pertemuan kepada SBY majelis tinggi partai.

Ketika ditanya tanggapan mengenai langkah Ketua Umum untuk berhenti, apa pernyataan sikap dari organisasi sayap Demokrat atas berhenti Ketum?

Dijawab Milton Pakpahan, "Kami dibelakang Mejalis Tinggi Partai, dan kami tidak mau berkomentar lebih jauh," katanya.(bhc/put)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]