Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
PSSI
FIFA Tak Bisa Temui Tim Transisi Kemenpora
Sunday 24 May 2015 03:30:10

Ilustrasi. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Keinginan tim Transisi bentukan Kemenpora untuk menemui FIFA dipastikan sulit terjadi. Kepastian ini setelah adanya surat dari FIFA yang ditujukan kepada sekretaris Kemenpora, Alfitra Salamm, yang merupakan respon dari surat pada 20 Mei tersebut.

Dalam surat balasannya, FIFA melalui sekretaris jenderal Jerome Valcke dengan sangat menyesal memberitahukan bahwa, pertemuan tersebut tidak bisa diwujudkan. Sebelumnya, salah satu anggota tim Transisi, Zuhairi Misrawi optimistis bisa bertemu dengan wakil ketua FIFA pada 25 Mei 2015. Surat permohonan pertemuan tersebut telah dilayangkan pada 20 Mei 2015.

Dalam surat balasannya, FIFA melalui sekretaris jenderal Jerome Valcke dengan sangat menyesal memberitahukan bahwa pertemuan tersebut tidak bisa diwujudkan.

FIFA juga mengingatkan kembali agar pembekuan PSSI oleh Kemenpora segera dicabut sebelum tenggat waktu yang telah diberikan yakni 29 Mei 2015. Jika tidak, FIFA akan membekukan PSSI sehingga sepak bola Indonesia tidak bisa berpartisipasi dalam segala kegiatan sepak bola internasional.

Dan ini isi surat FIFA kepada sekretaris Menpora, Alfitra Salamm. Surat balasan FIFA tersebut tertanggal 22 Mei 2015 di Zurich perihal korespondensi Kemenpora tertanggal 20 Mei 2015.

"Pertama-tama, dengan menyesal kami beritahukan bahwa tidak mungkin untuk menemui perwakilan Anda lewat pemberitahuan dalam waktu dekat, mengingat pertemuan yang Anda inginkan bertepatan dengan Kongres FIFA."

"Selanjutnya, kami mengingatkan Anda perihal korespondensi kami kepada PSSI tertanggal 4 Mei 2015 (seperti yang Anda maksudkan dalam korespondensi Anda tertanggal 20 Mei 2015) yang memberitahu PSSI bahwa semua tindakan yang diambil oleh Kementerian (atau badan-badannya), menempatkan PSSI dalam pelanggaran terhadap pasal 13 dan 17 Statuta FIFA, perlu dicabut sebelum Jumat 29 Mei 2015, jika tidak hal ini akan diteruskan kepada badan yang bersangkutan dalam FIFA agar mempertimbangkan pembekuan secepatnya. Berdasarkan itu, kami beritahukan kepada Anda bahwa korespondensi Anda di atas akan dianalisa secara menyeluruh dan diteruskan kepada badan yang bersangkutan dalam FIFA sebagai bahan pertimbangan pembekuan seandainya situasi tetap sama sebelum tenggat waktu di atas."(pssi/bh/sya)


 
Berita Terkait PSSI
 
• Ketum PSSI Erick Thohir: Mafia Sepakbola Harus Dihukum Seumur Hidup
 
• Edy Rahmayadi Resmi Terpilih Ketua Umum PSSI
 
• Pangkostrad Siap Benahi Tata Kelola Organisasi dalam Tubuh PSSI
 
• Calon Ketum PSSI Moeldoko Gelar Nobar IND Vs THA Bersama Awak Media
 
• Pangkostrad Siap Bersaing dengan Mantan Panglima TNI Jadi Calon Ketua PSSI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]