Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Palestina
Empat Warga Palestina Tewas Tertembak
Sunday 11 Nov 2012 15:47:20

Korban Penembakan Tentara Israel Di Makamkan (Foto: Ist)
PALESTINA, Berita HUKUM - Empat warga Palestina tertembak mati oleh pasukan Israel. Pejabat resmi faksi Hamas mengatakan para korban adalah warga sipil dalam upacara penguburan yang berlangsung di kawasan Shijaia dekat Kota Gaza. Artileri "Israel" menargetkan warga Palestina di wilayah yang terkepung pada Sabtu (10/11). Sebagian besar yang terluka dilaporkan berada dalam kondisi kritis,seperti di lansir Press TV.

Saksi mata mengatakan kelompok perlawanan Palestina juga menembakkan roket ke sebuah jip "Israel" yang meledak di tepi perbatasan, melukai empat tentara Zionis.Militer Zionis melakukan serangan pengecut darat dan udara terhadap Gaza secara teratur. Otoritas Zionis mengklaim serangan tersebut dilakukan untuk tujuan defensif.

Gaza telah diblokade sejak tahun 2007, situasi yang menurunkan standar hidup, tingkat pengangguran dan kemiskinan meningkat tajam yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Beberapa saat lalu, IDF (Pasukan Pertahanan Israel) menyasar pasukan peluncur roket di utara Jalur Gaza selang beberapa saat setelah pasukan itu menembakkan roket ke selatan Israel. Serangan tepat mengenai sasaran," demikian bunyi pernyataan militer Israel.

"Dalam beberapa jam ini, sudah 25 roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Selatan Israel," tambah pernyataanya.

Dalam insiden berikutnya, kelompok Jihad Islam mengatakan seorang anggotanya meninggal dunia akibat serbuan udara Israel.Israel beralasan serangan dilakukan pada larut Sabtu malam sebagai balasan atas serangan roket dari arah Gaza.

Serangan ini adalah insiden terakhir dari serangkaian aksi bentrok antar dua kubu di Gaza.

Seorang bocah Palestina umur 13 tahun tertembak dalam bentrok antara militan dengan tentara Israel di Gaza Kamis . Berikutnya seorang anggota pasukan Israel cedera ketika sebuah terowongan meledak dekat perbatasan Gaza kata militer Israel.

Menurut penjelasan syap militer Hamas, Brigade Izz al-Din Qassam, mereka bertanggungjawab atas ledakan itu sebagai balasan atas tewasnya korban bocah Palestina sebelumnya.(ptv/bhc/bbc)


 
Berita Terkait Palestina
 
• Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
 
• Terekam, Biadabnya Tentara Israel Rayakan Kehancuran RS Indonesia
 
• Insiden Terbunuhnya Ismail Haniyeh Perburuk Situasi Timur Tengah
 
• Muhammadiyah Konsisten Membela Palestina dari Dulu Hingga Kini
 
• Enam bulan pertikaian di Gaza dalam angka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]