Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Curanmor
Empat Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi, Satu Diantaranya Ditembak
Tuesday 15 Jan 2013 00:34:02

Ilustrasi, Pelaku.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Empat pelaku pencurian kendaraan roda dua siang tadi berhasil dibekuk petugas kepolisian Polsek Tambora, Jakarta Barat. Satu diantara pelaku ditembak di bagian kaki, saat pelaku kabur dari sergapan petugas, Senin (14/1).

Kepolisian Polsek Tambora siang tadi menangkap empat pelaku spesialis pencuri motor, satu dari pelaku berhasil ditembak Polisi saat kabur dari penyergapan.

Mereka yaitu Efan Agustian (EA) seorang residivis, menderita luka tembak di kaki, Rojudin (24), Said (26) , dan Embi (23). Para bandit tersebut berasal dari wilayah Banten, Jawa Barat.

Kejadian tersebut berawal dari laporan korban yang kehilangan motornya. Petugas yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap kurir pengantar motor curian tersebut, dan langsung dilakukan pengembangan.

Petugas yang tak mau kehilangan buruannya langsung mengejar otak dari pencurian tersebut. Alhasil, petugas berhasil menangkap pelaku berinisial Efan Agustian (EA) di wilayah Batu Ceper Tangerang. Tetapi saat dilakukan penangkapan, Efan Agustian (EA) mencoba kabur, namun langkahnya terhenti oleh timah panas Polisi.

Menurut EA, dirinya sudah 11 kali melakukan aksi tersebut, dan wilayah operasi selalu di wilayah Tambora, Jakarta Barat. Dirinya pun, katanya, sudah pernah ditangkap dengan kasus yang sama.

Menurut kapolsek Tambora, Kompol Donni Eka, "keempat pelaku merupakan pemain lama dan keempatnya memiliki tugas masing-masing. Tiga diantara mereka merupakan kurir yang mengantar motor hasil curian ke penadahnya, sedangkan EA merupkan eksekutor yang berhasil dilumpuhkan saat kabur dari penyergapan," ujarnya.

"Kami melakukan pengembangan setelah menangkap pelaku E yang merupakan seorang resedivis, dan mendapat informasi bahwa pelaku lainnya berada di wilayah Batuceper Tangerang," tambah Kapolsek.

Dari tangan pelaku, Polisi akhirnya berhasil mengamankan empat pelaku beserta barang bukti dua motor hasil curian, salah satunya motor Yamaha Vixion B 6867 PNS di wilayah Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, pada hari Jum'at 11 Januari 2013, lalu.

Keempat pelaku pun dijerat pasal 363 tentang tindak pencurian, dengan hukuman lima tahun penjara. Dan kasus tersebut kini masih ditangani Polsek Tambora.(bhc/jal)


 
Berita Terkait Curanmor
 
Tiga Oknum TNI AD yang Diduga Terlibat Sindikat Curanmor Dijerat Pasal 408 KUHP dan Pidana Militer
 
36 Spesialis Curanmor Digulung Jatanras Polda Metro, Mayoritas Residivis
 
Polsek Samarinda Kota Hadiahi Timah Panas Pelaku Spesial Pencurian Sepeda Motor
 
Komplotan Curanmor di Cikarang Digulung Resmob Polda Metro, 1 Tewas Didor
 
Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Spesialis Curanmor di Tangerang, 1 Pelaku Tewas Didor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]