Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Amerika Serikat
Empat Marinir AS Tewas Ditembak di Gedung AL
Friday 17 Jul 2015 11:51:02

Polisi memasuki pusat rekrutmen militer di Chattanooga melalui pintu yang berlubang terkena peluru.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Seorang pria bersenjata membunuh empat marinir Amerika Serikat dalam serangan di dua gedung Angkatan Laut di kota Chattanooga, Negara Bagian Tennessee.

Keempatnya dibunuh di gedung yang sama pada Kamis (16/7). Pelakunya, kata Wali Kota Andy Berke, ditembak mati oleh polisi.

"Kami tahu bahwa ada empat orang yang dibunuh yang merupakan korban. Kami tahu pelaku penembakan dibunuh di lokasi, juga seorang perwira polisi terkena tembakan di pergelangan kaki dan sedang dirawat di Arlanga, juga ada beberapa orang yang ditembak dan sekarang dirawat," jelasnya.

Tembakan dilepas ke arah gedung pusat pasukan cadangan Angkatan Laut dan kemudian di kantor rekrutmen yang berjarak sekitar 10 km dari lokasi penembakan pertama.

Kepolisian Chattanooga mengatakan pelaku penembakan di dua lokasi adalah orang yang sama. Ditambahkan pelakunya yang dijuluki 'penembak aktif' sudah tewas.

Oleh para pejabat, peristiwa itu disebut sebagai aksi terorisme domestik. Biro Penyelidik Federal menandaskan sejauh ini belum diketahui motif serangan.

Sejumlah gedung umum di dekat lokasi kejadian, termasuk rumah sakit dan sekolah, ditutup sebagai langkah jaga-jaga.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Amerika Serikat
 
• DPR AS Lakukan Pemungutan Suara untuk Makzulkan Biden
 
• Amerika Serikat Lacak 'Balon Pengintai' yang Diduga Milik China - Terbang di Mana Saja Balon Itu?
 
• Joe Biden akan Mengundang Para Pemimpin Indo-Pasifik ke Gedung Putih
 
• AS Uji Rudal Hipersonik Mach 5, Lima Kali Kecepatan Suara
 
• Sensus 2020: Masa Depan Populasi AS Bercorak Hispanik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]