Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Ekspedisi NKRI
Ekspedisi NKRI 2014 Koridor Maluku dan Maluku Utara Berakhir
Saturday 28 Jun 2014 21:55:07

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman.(Foto: Istimewa)
BANDUNG, Berita HUKUM - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman selaku Inspektur Upacara pada Upacara penutupan Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014 di Pusdikpassus Batujajar, Bandung, Jumat ( 27/6). Ekspedisi NKRI 2014 yang menjelajah Maluku dan Maluku Utara ini melibatkan 832 orang, sejak tanggal 6 Februari hingga 26 Juni 2014 terdiri dari TNI, Polri, Perguruan Tinggi, Pemda dan tenaga ahli serta segenap masyarakat.

Dalam amanatnya, Kasad mengatakan Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014 merupakan program lintas sektoral antara Kemenko Kesra bekerjasama dengan TNI, Kementerian/lembaga terkait, Polri, LIPI, Perguruan Tinggi, mahasiswa, organisasi kepemudaan, Pemda dan segenap masyarakat. Selain itu esensi daripada kegiatan Ekspedisi NKRI adalah membangun sinergitas kerjasama TNI, Polri, kementerian/kelembagaan bersama Pemda. Dalam kegiatannya meliputi penjelajahan telah menempuh sejauh 3345 km.

Dalam kegiatan tersebut tim jelajah telah mendata tempat dropping zone penerjunan, pendaratan heli, landing zone dan pantai pendaratan amphibi.

Sampai dengan berakhirnya Ekspedisi ini, tim telah menghimpun dan mendata beberapa temuan. Bidang penelitian flora telah mendata sebanyak 993 temuan koleksi dan fauna mendata sebanyak 969 temuan koleksi. Bidang Geologi mendata 318 temuan terdiri golongan A (gas alam, minyak bumi, batubar) sebanyak 31 temuan, golongan B (emas, pasir besi, jenis batuan, mangan) sebanyak 55 temuan dan golongan C (mika, batu kapur, dolomite, kalsit, batu gamping) sebanyak 180 temuan dan sedang dalam identifikasi sebanyak 52 sample. Sampai saat ini sample-sample tersebut dalam proses identifikasi di LIPI dan Universitas Gajah Mada.

Bidang potensi bencana telah mendata 164 temuan, bidang kehutanan 359 temuan dan melakukan reboisasi dengan menanam pohon sebanyak 603.300 batang pohon dan bidang sosial budaya mendata 938 temuan.

Bidang komunikasi sosial telah melaksanakan kegiatan fisik sebanyak 183 kali (pengobatan massal, pembuatan jembatan gantung, renovasi sekolah, renovasi tempat ibadah, pemasangan solar cell) sedangkan kegiatan non fisik sebanyak 259 kali kegiatan (mengajar, memberikan wawasan kebangsaan, sosialisasi dan penyuluhan kesehatan). Ekspedisi sebelumnya yaitu pada tahun 2011 di wilayah Sumatera, tahun 2012 di Kalimantan dan pada tahun 2013 di Sulawesi. Untuk selanjutnya rencana Ekspedisi NKRI 2015 akan dilaksanakan di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.(tni/bhc/sya)


 
Berita Terkait Ekspedisi NKRI
 
KRI Surabaya-591 Membawa Tim Ekspedisi NKRI 2017 Bersandar di Makassar
 
Tim Ekspedisi NKRI Berikan Pengobatan Gratis Dan Lestarikan Alam Papua Selatan
 
Bupati dan Masyarakat Sambut Kedatangan Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil -2/Mappi
 
Kasad Resmi Tutup Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016
 
Tim Ekspedisi NKRI Sosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]