Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
2018-11-28 21:30:44

Mantan juru bicara (jubir) GAM wilayah Aceh Rayeuk, Irwansyah atau Tengku Muksalmina.(Foto: BH /mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Jelang HUT organisasi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 4 Desember 2018 mendatang, yang juga bertepatan pada momen tahun politik, eks juru bicara (jubir) GAM wilayah Aceh Rayeuk, Irwansyah atau Tengku Muksalmina memastikan wilayah Provinsi Aceh tetap dalam situasi keamanan yang tergolong kondusif.

"Menjelang pesta demokrasi dan milad (hari jadi) GAM, saya rasa enggak ada masalah. Karena perdamaian tahun 2005, banyak momen-momen pesta demokrasi yang disaat itu pula ada milad-milad GAM," ujar Irwansyah di Jakarta, Rabu (28/11).

Berdasarkan pengalaman,kata Irwansyah, momen tersebut lebih banyak diisi dengan kegiatan ibadah seperti dzikir bersama, ziarah ke makam para eks GAM.

"Karena milad GAM itu hanya diisi oleh dzikir, ziarah ke makam daripada teman-teman yang meninggal dan sambutan, jadi saya rasa enggak dampak gangguan dari milad dan Pilpres," jelasnya.

Ia pun mengimbau eks GAM yang berkiprah di politik, apabila terpilih menjadi pejabat publik, benar-benar menjalankan amanah rakyat. Sehingga persoalan sosial, ekonomi yang juga menjadi penyebab konflik di Aceh, bisa teratasi.

"Apabila mantan GAM itu terpilih di parlemen mewakili partai baik legislatif maupun eksekutif, maka itu bagaimana mensejahterakan rakyat, membuat satu perubahan-perubahan untuk masa depan Aceh," tandas Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) 2009-2012.(bh/mos)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]