Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Edarkan Sabu, Usai Sholat Tarawih Pengurus Masjid Ditangkap Polisi
Monday 12 Aug 2013 12:02:09

Ilustrasi, Para pelaku dan barang bukti saat diamankan.(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Jajaran Reserse Narkoba Polres Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) Senin (5/8) malam sekitar pukul 21.30 Wita usai sholat Tarawih, menangkap dua anggota pengurus Masjid yang terletak di jalan M Yamin Samarinda dari tiga orang pelaku sebagai pengedar barang haram sabu-sabu

ketiga orang pelaku yang dibekuk jajaran Reskoba Polres samarinda adalah, Nurdin (35), Rusli (38) dan seorang lagi bernama Ardani (30) yang merupakan Target Operasi (TO) jajaran reskoba Polres Samarinda. Ardani adalah orang yang pertama kali di bekuk sekitar pukul 21.30 Wita disusul Nurdin dan Rusli yang di tangkap pada sebuah rumah yang berdekatan dengan masjid yang merupakan rumah pengurus Masjid, terang Bambang Budianto, kepada beritaHUKUM, Jumat (9/8).

Kasat narkoba Polres Samarinda, Bambang Budianto, mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan dan pengakuan Ardani, sabu didapat dari Nurdin, anggota melakukan gerakan menangkap Nurdin di rumahnya disana ada pelaku lain yang bernama Rusli, ketiganya langsung kita amankan di Polres Samarinda," ujar Bambang.

"Dari keterangan Ardani, barang sabu tersebut di dapat dari Nurdin, kita melakukan penangkapan Nurdin di rumahnya disana ada pelaku lain Rusli juga langsung kita amankan, ketiga saat ini diamankan dalan tahanan Polres Samarinda," ujar Bambang.

bambang juga mengatakan bahwa keberadaan pelaku yang jadi pengedar sejak lama yang cukup meresahkan warga karena di rumah Nurdin sering berkumpul anak mudah saat tarawi.

Setelah kita lakukan penyelidikan dan terbukti, kita lakukan penangkapan. dari tangan pelaku kita amankan barang bukti berupa sabu seberat 3,35 gram beserta alat hisap sabu atau pipet," jelas Bambang.

Akibat perbuatannya, ketiganya di jerat UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 15 tahun penjara," pungkas Bambang.(bhc/gaj)


 
Berita Terkait Narkoba
 
• Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
 
• Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
• BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
• 2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
• Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]