Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Partai Golkar
ETOS Indonesia Dukung Ridwan Hisyam Menjadi Pendobrak Paradigma Baru Golkar
2019-12-03 20:19:41

Direktur ETOS Indonesia Iskandarsyah saat diwawancarai rekan media.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Maraknya berita mundurnya calon ketua umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjelang Munas 2019 mendapat reaksi dari para calon Ketum lainnya. Hal itu dikatakan Direktur ETOS Indonesia Iskandarsyah di Jakarta, Selasa (3/12).

"Mundurnya mas Bamsoet menjadi caketum partai Golkar di munas ini buat saya sah-sah aja, hanya terlihat lucu, sepertinya partai Golkar sudah kehilangan kader-kader pendobraknya. Ini sangat berpengaruh pada pemilu di 2024 yang akan datang. Pastinya kita tak bisa berharap banyak dari partai ini," kata Iskandar.

Namun, Iskandar menyatakan komitmennya untuk tetap mendukung calon ketum lainnya, seperti Ridwan Hisyam yang bertahan dan berjuang untuk Golkar lebih baik.

"Saat ini pun saya tetap mendorong mas Ridwan Hisyam untuk melakukan pendobrakkan itu, sesuai buku beliau yang belum lama diluncurkan yaitu "Paradigma Baru Partai Golkar"," paparnya.

"Kalau ini tidak aklamasi dan ada perlawanan dari mas Ridwan Hisyam, maka partai Golkar terselamatkan, tapi kalau sebaliknya ya kita lihat sama-sama ke depannya," ujarnya.

Selain itu, Iskandar juga meyakini tekad Caketum Ridwan Hisyam untuk tetap membuat perubahan dan paradigma terbaik bagi Golkar.

"Saya yakin mas Ridwan Hisyam tetap konsisten maju apapun hasilnya nanti, disini masyarakat akan sama-sama menilai, siapa pejuang dan siapa pecundang," lugasnya.

"Saya yakin mas Ridwan Hisyam tetap maju dengan semangat paradigma baru partai Golkar nya, karena secara historis beliau paham detail soal partainya ini, jauh diatas mas Airlangga selaku ketumnya sekarang," tambahnya.

Masalah layak atau tidak layak, lanjut Iskandar, bukan karena dukung mendukung, tapi aroma pragmatis sudah tercium seantero Indonesia ini pra munas Partai Golkar.

"Saya tetap dorong mas Ridwan Hisyam untuk terus maju, tak perlu takut kalah, karena pertarungan itu ada dua opsi, kalah atau menang," tandas Iskandar.(bh/amp)


 
Berita Terkait Partai Golkar
 
Ditanya soal 'Raja Jawa' yang Disinggung Bahlil, Begini Respons Sri Sultan HB X
 
Munas XI Partai Golkar Digugat ke PN Jakarta Barat,Begini Nasib Bahlil Sebagai Ketum Baru?
 
Buka Fun Football Pekan Olahraga KAHMI, Bamsoet Tegaskan Capres Golkar Airlangga Hartarto
 
Henry Indraguna Masuk Daftar Dewan Pakar Partai Golkar Masa Bakti 2019-2024
 
Henry Indraguna Kini Menjadi Tenaga Ahli Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]