Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Dukung Visit Aceh 2013, Motif Terawang Aceh Timur Jadi Primadona
Saturday 13 Apr 2013 14:51:41

Motif Terawang Aceh.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka mendukung Visit Aceh sebagaimana dicanangkan Gubernur Aceh pada 11 November 2012 lalu, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kabupaten Aceh Timur ambil bagian dalam pelaksanaan Pameran Pasar Aceh.

Gubernur Aceh melalui Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, T. Setia Budi mengatakan, melalui pagelaran ini akan lebih mengenalkan lebih dekat tentang Aceh kepada masyarakat Indonesia. “Lewat pasar Aceh ini masyarakat Indonesia akan lebih mengenal seni, budaya, kerajinan dan aneka kuliner yang ada di Aceh dan melalui Pasar Aceh ini dapat mengundang masyarakat luas untuk berkunjung ke Aceh,” ungkapnya

Ketua Dekranas Kabupaten Aceh Timur, Ny. Fitriani Binti Darwis didampingi Kabag Ekonomi Setdakab Aceh Timur, Dr. Maimun, SE.Ak, MS.i melalui pesan elektroniknya Sabtu (13/4) mengatakan, bahwa keikutsertaan Kabupaten Aceh Timur pada pagelaran Pasar Aceh ini guna memperkenalkan hasil kerajinan masyarakat Kabupaten Aceh Timur kepada masyarakat luas.

“Pada Pameran Pasar Aceh ini kita membawa kerajinan-kerajinan tangan dan aneka makanan khas hasil karya masyarakat Kabupaten Aceh Timur untuk diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Disebutkan kerajinan masyarakat Aceh Timur tidak kalah bersaing dengan kerajinan dari Kabupaten/Kota di Aceh hal ini terbukti pada malam pembukaan atau hari pertama Pameran Pasar Aceh kerajinan Tieka Duk Motif terawang produksi dari Desa Matang Gleum Kecamatan Peureulak menjadi primadona Stand Kabupaten Aceh Timur.

"Sejak dibukanya stand ini banyak para pengunjung meminati hasil kerajinan tersebut," pungkasnya

Acara tersebut digelar oleh Yayasan Kuning Hijau bertempat di Pintu satu Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta yang dibuka secara resmi pada Jum’at kemaren (12/4), Pameran yang diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota dalam Provinsi Aceh ini direncakanan berlangsung selama tiga hari.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]