Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Maulid Nabi Muhammad SAW
Dubes Amerika Scot Marciel Hadiri Acara Maulid Nabi di Monas
Thursday 24 Jan 2013 15:12:28

Habib munzir saat menerima kadatangan Scot Marciel di kediamannya pada hari Rabu (9/1) lalu.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM – Acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 Hijriah yang digelar di Monas oleh Majelis Rasulullah pimpinan Habib Munzir, dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Acara dzikir akbar dan doa untuk bangsa, Kamis (24/1) pagi 07:09 WIB ini digelar di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. Di hadiri juga ribuan jamaah dalam acara ini. Majelis Rasulullah memang dikenal memiliki jamaah besar di Indonesia.

Presiden SBY yang mengenakan pakain gamis, terlihat didampingi pejabat kemeterian lainnya, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menag Suryadharma Ali, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menkeu Agus Martowardojo, Mendagri Gamawan Fauzi, Jaksa Agung Basrief Arief, dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo. Serta terlihat tamu khusus Duta Besar AS untuk Indonesia Scot Marciel, Marciel terlihat duduk di atas panggung di dekat para pejabat undangan yang hadir dengan berbaju batik lengan panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden SBY menyampaikan agar umat Islam senantiasa meneladani Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan penerangan kepada umat sehingga keluar dari zaman kegelapan menuju jaman hidayah.

Nabi Muhammad, menurut Presiden SBY mengajarkan kepada umatnya memperbaiki akhlak, budi pekerti, tutur kata yang baik, yang harus dijadikan panutan. Selain itu, sifat kerja keras, ikhtiar, tidak putus juga menjadi teladan Nabi kepada umatnya. Presiden menambahkan, sejarah juga mencatat kepemimpinan Nabi Muhammad berhasil menjaga persaudaraan, kerukunan, toleransi, dan memberi contoh masyarakat menjauhi kekerasan.

Presiden SBY juga mengajak agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, kedamaian, kerukunan, toleransi dan mencegah kekerasan. Apalagi, mendekati pemilu 2014 yang turut memanaskan situasi perpolitikan Tanah Air.

Kehadiran Marciel bukan sesuatu yang mengejutkan di acara maulid ini sebelumnya, Scot Marciel telah berkunjung ke Habib Munzir Al Musawa, sebagaimana telah dipublikasikan di situs resmi Majelis Rasulullah, http://majelisrasulullah.org, Jumat, (11/1), diceritakan telah menerima kadatangan Scot Marciel di kediamannya pada hari Rabu (9/1) lalu. Kedatangan Scot dijelaskan oleh Habib Munzir untuk mendiskusikan soal toleransi beragama dan dialog antaragama. Dijelaskan dalam situs tersebut bahwa Habib Munzir yang belajar Islam di Yaman, menyampaikan kepada Scot bahwa misi dakwahnya adalah untuk mengajak dan mengajarkan pada seluruh umat bahwa Islam adalah agama yang damai dan penuh cinta kasih.(bhc/put)


 
Berita Terkait Maulid Nabi Muhammad SAW
 
Presiden SBY Himbau Masyarakat Tidak Terpecah Karena Pemilu 2014
 
Safari Menghafal Al-Qur'an Bersama Syekh Ali Jaber
 
Dubes Amerika Scot Marciel Hadiri Acara Maulid Nabi di Monas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]