Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Korea Utara
Dua Korea Baku Tembak
Thursday 11 Aug 2011 01:00:10

Artileri Kosel (Foto: Istimewa)
*Korut kirim tim untuk membunuh Menhan Korsel

SEOUL-Korea Utara (Korut) dan Korsel, Rabu (10/8) kembali terlibat saling serang dengan menggunakan senjata artileri. Dikhawatirkan, kondisi ini akan makin memanas.
Menurut keterangan seperti diberitakan Reuters, tembakan artileri Korut yang sedang melakukan latihan militer jatuh di dekat Pulau Yeonpyeong. Namun tidak jelas apakah tembakan artileri itu jatuh ke wilayah Korsel.
Pejabat Kementerian Pertahanan Korsel menyebut tembakan artileri itu jatuh ke perairan Yeonpyeong. Menurut kantor berita Yonhap, Korsel telah membalas dengan menembakan artileri.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Korsel menyatakan, Korea Utara telah mengirim agen-agen rahasia ke negaranya untuk membunuh Menteri Pertahanan yang berikrar akan memberikan tindakan keras terhadap serangan dari negara komunis itu.

Meski tidak dapat mengonfirmasikan berita-berita itu, tapi penjagaan terhadap Kim Kwan-Jin tidak ditingkatkan.

Negara komunis itu sebelumnya mengirim agen-agen rahasia untuk membunuh para pembelot yang mempunyai kedudukan penting yang menetap di ibu kota Korsel, Seoul.

Namun, tidak ada laporan dalam beberapa tahun belakangan ini bahwa para pejabat Seoul jadi sasaran pembunuhan.

Surat kabar JoongAng Ilbo, Rabu (10/8), memberitakan intelijen Amerika Serikat dan Korea Selatan mendapat petunjuk bahwa satu tim dikirim untuk membunuh menteri pertahanan itu. Intelijen sedang berusaha mengejar dan menangkap tim tersebut.(mic/sya)


 
Berita Terkait Korea Utara
 
Korea Utara Biayai Program Rudal Nuklir Triliunan Rupiah dari Pencurian Kripto
 
Tembakan Rudal Korea Utara ke Arah Jepang, 'Apa maunya Kim Jong-un?'
 
Kim Jong-un Muncul di Depan Umum di Tengah Spekulasi tentang Kesehatannya, Ungkap Media Korut
 
Korea Utara: Pyongyang 'Luncurkan Rudal dari Kapal Selam', Melesat Sejauh 450 Km
 
Korea Utara Tolak Perundingan Damai dengan Korea Selatan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]