BANDA ACEH, Berita HUKUM - BMKG melaporkan adanya gempa susulan terjadi dua kali di tempat yang hampir sama dari gempa 6.2 SR tadi siang, yaitu gempa dengan magnitude 5,5 sr dan 5.3 SR.
Info Gempa Mag:5.5 SR, 02-Jul-13 20:55:38 WIB, Lok:4.70 LU,96.69 BT (27 km Barat Daya KAB-BENERMERIAH-NAD), Kedlmn:10 Km
Info Gempa Mag:5.3 SR, 02-Jul-13 22:36:44 WIB, Lok:4.71 LU,96.69 BT (26 km BaratDaya KAB-BENERMERIAH-NAD), Kedlmn:10 Km
Keduanya berada di darat. Tidak menimbulkan tsunami. Mekanismenya sama dengan gempa sebelumnya yaitu sesar geser menganan. Bagian timur dari sumber gempa bergerak ke tenggara dan bagian baratnya bergerak ke barat laut. Sumber gempa berasal dari sesar aktif di daratan pada segmen Aceh dari sesar Sumatera.
Adanya gempa susulan tersebut sangat dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Bener Meriah dan Aceh Tengah. Masyarakat takut masuk ke dalam rumah dan memilih berada di luar rumah. Masyarakat yang rumahnya roboh menempati beberapa titik pengungsian. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan waspada
Sementara itu, berdasarkan informasi yang di dhimpun dari media social,langsug di wilayah setempat, RADIO THREE FM 94.5 @threefmaceh
Kebutuhan yang paling dibutuhkan oleh warga di Benermeriah : selimut, susu bayi, sembako (mie instan, roti, dll) via akun twiter ; @IndieGem #Pray4Gayo
"Sementara itu dari akun twiter ; @ahmad_zikra: Di kawasan gempa msh trjadi gempa susulan, listrik mati, n hujan cukup lebat. #pray4gayo"
Warga takut untuk tidur dikamar. Mereka lebih memilih untuk tidur di teras rumah. #prayforgayo
Gempa ini bahkan merubuhkan sebuah masjid di Kabupaten Bener Meriah. Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com menunjukkan, gempa susulan juga dirasakan warga Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, dan Pidie Jaya, Provinsi Aceh.
Warga Bener Meriah, yang tengah melakukan penyelamatan barang karena gempa siang tadi, kembali berhamburan menyelamatkan diri ke tempat lebih aman.
Pengakuan Mirza, warga Takengon, gempa susulan terasa hampir sama kuat dengan siang tadi. Hanya, tenggang waktunya lebih singkat. "Kalau siang tadi kuat dan berayun-ayun lama. Barusan, sekali goyang tapi terasa kuat," sebut Mirza via telepon selulernya, malam ini.
Masjid yang ambruk dikabarkan menimbun sejumlah anggota jemaah yang masih berada di dalam masjid. Namun, jumlah korban jiwa ataupun kerusakan rumah dan fasilitas umum lainnya belum dapat dipastikan lebih lanjut, BPBD setempat masih terus melakukan pendataan. (bhc/dbs/rat)
|