Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Ahok
Dua Alasan Ini Jadi Modal Yusril Singkirkan Ahok
2016-05-12 15:06:41

Ilustrasi. Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.,(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Mohamad Nasih menilai calon gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra berpotensi memenangi pilkada DKI 2017. Oleh karena itu, Nasih mengaku tidak kaget jika lembaga survei menggunggulkan Yusril.

"Yusril adalah figur yang sangat potensial mengalahkan Ahok dalam Pilkada 2017 nanti," ujar Nasih kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/5).

Nasih menjelaskan, kemampuan Yusril mengalahkan Ahok disebabkan oleh dua hal. Pertama, Ahok makin terdesak dengan kasus Suber Waras dan reklamasi Jakarta. Kedua, Ahok makin pongah dalam menggusur rakyat kecil.

Nasih mengatakan, penggusuran yang dilakukan Ahok terbukti melawah hukum karena rakyat ternyata berada di pihak yang benar berdasarkan keputusan pengadilan.

"Dan kasus-kasus yag mengalahkan Ahok itu diadvokasi langsung oleh YIM. Itulah yang mengakibatkan elektabilitas Yusril di satu sisi naik, dan elektabilitas Ahok turun," kata Nasih.

Diketahui, Ahok sudah berkali-kali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemanggilan tersebut berkaitan dengan beberapa skandal korupsi seperti pembelian lahan RS Sumber Waras dan Reklamasi Teluk Jakarta. Bahkan untuk kasus Sumber Waras, Ahok diduga kuat terlibat, apalagi setelah Badan Pemeriksa Keuangan memastikan adanya kerugikan sebesar Rp191 miliar dalam kasus tersebut.(iy/teropongsenayan/bh/sya)


 
Berita Terkait Ahok
 
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok Sudah Keluar Bebas dari Rutan Mako Brimob
 
Ditertawai Adiknya Ahok, Sam Aliano: Harapan Veronika Tan Jadi Ibu Negara
 
Mako, Ahok dan Teroris
 
Terkait Kewarganegaraan Ayah Ahok, Inilah Tanggapan Yusril Atas Surat Terbuka Adik Ahok
 
'Ahok Masih di Rutan Mako Brimob karena Kedekatannya dengan Jokowi'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]