Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Aceh
Donatur USAID Australia Bantu Gedung SLTP di Aceh
Thursday 29 Aug 2013 22:25:06

Bupati Aceh Timur, Hasballah dan kepala dinas pendidikan Abdul Munir SE beserta para tokoh masyarakat kecamatan idi timur mempesijuk (tepung tawar), para Pekerja pembangunan gedung sekolah SLTP Bantuan USAID Australia.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Bupati Aceh Timur Hasballah letakkan batu pertama gedung SLTP Negri 2 Idi Timur di Gampong Matang Bungong Seunebok Muku Kecamatan Idi Timur, Pembangunan gedung sekolah tersebut di bangun diayas lahan seluas 8000 m2, dengan anggaran Rp. 2.070.000.000, yang bersumber dari bantuan murni USAID Australia melalui APBN.

"Selain bangunan gedung 6 ruang kelas, juga tersedia 1 ruang dewan guru, ruang kepala sekolah, sarana kebersihan (kamar mandi dan WC), musholla, kantin, pagar dan sarana olah raga dan lengkap dengan saran mobiler sekolah.

"Menurut Khairuddin selaku penangung jawab LKB pada Dikmen Aceh Timur, pembangunan tersebut direncanakan akan selesai dalam jangka waktu enam bulan, harus tepat waktu agar sesegera mungkin bisa dipergunakan peserta didik.

"Pada kesempatan tersebut Hasballah seusai peletakan batu pertama, mengatakan peningkatan mutu pendidikan menjadi suatu yang urgen, tidak ada alasan bagi orang tua untuk tidak menyekolahkan putra-putrinya.

"Hasballah juga mengucapkan terimakasih kepada donatur Australian (USAID), yang turut memperhatikan dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Aceh Timur, dengan harapan terbangunnya gedung sekolah tersebut, orang tua murid akan turut andil dalam mencerdaskan kehidupan putra-putrinya, yang merupakan generasi penerus bangsa.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]