Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
KDRT
Dokter KDRT Tembak Mati Istri, Muslim Ayub: Jatuhi Hukuman Maksimal
2017-11-11 04:33:12

JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota DPR RI Komisi III, Muslim Ayub meminta agar pelaku penembakan kejam ke istri sendiri agar dijatuhi hukuman maksimal dimana sebelumnya sudah terjadi juga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Saya minta penegak hukum agar menjatuhkan hukuman maksimal, itu perbuatan keji yang menghilangkan nyawa orang lain apalagi kepada istri sendiri," ujar Muslim kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/11).

Muslim menjelaskan di dalam semua agama pun mengajarkan agar mengasihi dan menyayangi istri dalam rasa cinta dengan akal yang sehat.

"Semua agama pun mengajarkan agar kekasih pasangan hidup kita cintai, harus kita sayangi dengan perlakuan yang baik. Ini kok malah KDRT dan sampai dibunuh dengan cara ditembak. Intinya, jatuhi hukuman maksimal, agar (ruh) korban dan pihak keluarga merasakan adanya keadilan," tegas politisi asal fraksi PAN ini.

Sebelumnya Ryan Helmi yang berprofesi sebagai dokter ternyata positif mengkonsumsi Benzodiazepine serta dinilai memiliki peringai yang buruk, Ryan Helmi pelaku penembakan terhadap istrinya sendiri yakni, dr. Letty Sutri, lantaran para tetangga juga mengakui kalau Ryan Helmi suka menganiaya istrinya itu di hadapan banyak orang di lingkungan rumah.

Helmi menembak Letty di Klinik Azzahra Medical Centre, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta pada, Kamis (9/11) sore kemarin. Polisi menyebut pria tersebut melepaskan 6 tembakan.

"Iya, (korban) jauh sebelum kejadian ditembak, memang saya dengar korban teriak. Entah sedang dipukuli atau gimana, kami tak ingin ikut campur. Serem, dan pernah parkir di tengah jalan. Bahkan, suka marah-marah sama istrinya di teras rumah," kata seorang tetangga di Jl. Sunan Ampel, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (11/10).(bh/db)


 
Berita Terkait KDRT
 
• Legislator Minta Kepolisian Jeli Terapkan UU KDRT Agar Tak Salah Tentukan Pelaku dan Korban
 
• Penyidik Polsek Kembangan Dipropamkan terkait BAP Kasus KDRT Klien O.C Kaligis yang Tiba-tiba P21
 
• Oknum Anggota Ditresnarkoba Diperiksa Propam terkait Dugaan KDRT dan Kode Etik
 
• Dokter KDRT Tembak Mati Istri, Muslim Ayub: Jatuhi Hukuman Maksimal
 
• Neta S Pane: Tersangka KDRT Phaidon Lumbantoruan Harus Dihadirkan Paksa ke Pengadilan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]