Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Israel
Diplomat Israel Jadi Sasaran Pengeboman
Tuesday 14 Feb 2012 00:40:13

Kendaraan diplomat Israel yang meledak di New Delhi, India, di kawasan yang dijaga ketat (Foto: BBC.co.uk)
NEW DELHI (BeritaHUKUM.com) – Israel menyatakan bahwa diplomat mereka di India dan Georgia menjadi sasaran sejumlah serangan bom. Di ibu kota India, New Delhi, kendaraan kedutaan Israel meledak di kawasan yang dijaga ketat dan melukai istri seorang diplomat. Televisi India menayangkan gambar mobil yang terbakar di luar kedutaan Israel.

Para pejabat Israel mengatakan, upaya serangan juga terjadi dengan sasaran mobil seorang diplomat Israel di ibu kota Georgia, Tbilisi. Sedangkan para pejabat di Georgia menyatakan bahwa bahan peledak ditemukan di bawah kendaraan mobil diplomat namun kemudian berhasil dijinakkan.

Kedubes Israel di India—dengan beberapa lapis penjagaan petugas keamanan— terletak di kawasan yang memang dijaga ketat di pusat Delhi, tak jauh dari kediaman resmi Perdana Menteri Manmohan Singh. David Goldgfarb, juru bicara kedutaan Israel di Delhi, mengatakan belum ada rincian mengenai pelaku penyerangan itu.

Kementrian luar negeri Israel mengecam serangan itu dan mengatakan Israel mampu melacak siapa yang bertanggung jawab. Pakar forensik dan sejumlah anggota tim gegana tengah memeriksa mobil yang meledak tersebut. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu.

Menurut laporan BBC, Senin (13/2), polisi menutup daerah di seputar tempat kejadian. Serangan terjadi di tengah peringatan kematian dua pemimpin Hisbullah, Imad Mughniyeh dan Abbas Mussawi.

Mugniyeh tewas dalam bom mobil di Damaskus, Suriah, Februari 2008 sementara Mussawi, tewas akibat serangan misil Israel tahun 1992. Hisbullah menyalahkan serangan itu pada Israel. Iran baru-baru ini juga menuding Israel berada di balik serangkaian serangan terhadap ilmuwan nuklir mereka.(sya)


 
Berita Terkait Israel
 
Apresiasi Menlu RI Tidak Akan Normalisasi Hubungan dengan Israel
 
Siapa Kelompok Pemberontak Houthi di Yaman dan Mengapa Menyerang Kapal-kapal Kargo yang Menuju Israel?
 
Israel Umumkan Kekalahan Terburuk di Gaza
 
Dukung Fatwa MUI Soal Palestina, HNW Usulkan Adanya RUU Boikot Produk Israel
 
Seruan Boikot Produk Israel Perlu Digaungkan Kembali pada KTT OKI di Riyadh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]