Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Suap PON Riau
Diperiksa KPK, Rusli Zainal Masih Selamat dari Jum'at Keramat
Saturday 08 Jun 2013 00:27:47

Rusli Zainal, Gubernur Riau usai menjalani pemeriksaan KPK, Jumat (7/6).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tersangka Gubernur Riau Rusli Zainal, setelah menjalani pemeriksaan hampir 10 jam, akhirnya kembali lolos di hari Jum'at keramat di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rusli Zainal sempat mengatakan bahwa, "pemeriksaan hari ini hanya melengkapi penganggaran, bagaimana sistem tender dijalankan itu saja," ujar Rusli, Jum'at (7/6).

Sementara salah seorang kuasa hukum (RZ), Rudi menjelaskan bahwa pemeriksaan hari ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya.

"Jadi waktu kasus tangkap tangan Eka, dia kan Eka memiliki atasan, yaitu pak Luqman, perkaranya mengarah kepada Pak Gubernur," ujar Rudi.

Dijelaskannya kembali, pemeriksaan kali ini juga melengkapi pertanyaan pemeriksaan yang terakhir kemarin, namun hari ini sudah masuk ke subtansi perkaranya.

Ditanya sola apa subtansi perkara yang sedang didalami penyidik hari ini?

Rudi menjawab, "namun saya tidak bisa sampaikan materi subtansi dari pemeriksaanya, kalau mau lebih jelasnya lagi kepada penyidiknya saja," kata Rudi.

Gubernur Riau Rusli Zainal, sampai saat ini masih selamat dari Jum'at keramat di KPK, dimana Rusli disangkakan kasus korupsi penerbitan Izin Usaha Tanaman (IUPHHK-HT) di Pelelawan Riau periode 2001-2006.

Rusli juga menjadi tersangka dalam perkara lain di KPK, pertama perda No:6 Provinsi Riau mengenai PON, dengan sangkaan melanggar pasal 12 huruf a atau b pasal 5 ayat (1) atau pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke -1 dengan ancaman paling rendah 4 tahun dan maksimal diatas 12 tahun penjara.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Suap PON Riau
 
• Mantan Gubernur Riau Divonis 14 Tahun Penjara
 
• Kahar Muzakir Bantah Ada Pertemuan Dirinya dan Setya Novanto serta Rusli Zainal
 
• Anggota Komisi X DPR Kahar Muzakir, Masih di Periksa KPK
 
• Setya Novanto: Pemeriksaan KPK Tak Ada yang Baru
 
• Legislator Suap PON Riau Divonis 4 Tahun Bui
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]