Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Kasus DPID
Diperiksa KPK, Mirwan Amir dan Olly Dondokambey Juga Bantah Kenal Fahd Rafiq
Wednesday 12 Sep 2012 13:00:44

Gedung KPK (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah senin, (10/9) kemarin Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa mantan anggota dan pimpinan banggar, yaitu Melchias Markus Mekeng dan Tamsil Linrung, hari ini, selasa, (11/9) KPK memanggil mantan pimpinan Badan Anggaran DPR, Mirwan Amir. Politisi Partai Demokrat ini akan diperiksa dalam kasus suap alokasi anggaran Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) untuk tiga kabupaten di Aceh.

"Mirwan Amir diperiksa dalam kasus DPID untuk tersangka Fahd", kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, di Jakarta, selasa, (11/9).

Mirwan yang mengenakan safari coklat tiba di gedung KPK sekitar pukul 09.43 WIB. Ia juga mengakui akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq. Namun, Mirwan membantah mengenal Fahd.

"Saya dipanggil untuk Fahd sama seperti pimpinan yang lain. Saya tidak kenal Fahd", ujar Mirwan sebelum menjalani pemeriksaan.

Tak hanya Mirwan, Wakil Ketua Banggar DPR lainnya yakni Olly Dondokambey juga ikut diperiksa KPK. Kedatangan Olly hanya berselang sepuluh menit setelah kedatangan Mirwan. Politisi PDI Perjuangan itu diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Fahd El Fouz. Sama seperti Mirwan, Ia juga membantah telah mengenal Fahd.

"Mana saya tahu (Fahd). Saya hanya dimintai keterangan untuk Fahd", ujar Olly.

Kemarin, KPK sudah memanggil mantan dan Pimpinan Badan Anggaran lainnya, masing - masing Mechias Markus Mekeng dan Tamsil Linrung.

Keduanya pun membantah pernah kenal dan bertemu dengan Fahd. Sebelumnya, Fahd Arafiq menyebut pernah bertemu dengan pimpinan Banggar DPR di ruang Mirwan Amir, Demikian seperti yang dikutip dari tvonenews.tv, pada Selasa (11/9).(tvo/bhc/rby)


 
Berita Terkait Kasus DPID
 
• KPK Kembali Periksa Haris Andi Surahman
 
• Inkracht, KPK Eksekusi Wa Ode Nurhayati
 
• Anggota Komisi III Andi Anzar Penuhi Panggilan KPK
 
• Irgan Waketum Komisi IX DPR Dipanggil KPK
 
• Dituding Terima Duit DPID, Ketua Fraksi PAN: Saya Tidak Kenal Haris Suharman
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]