Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging dan Simulator SIM
Diperiksa KPK, Djoko dan Luthfi Hasan Duduk Bersama di Mobil Tahanan
Tuesday 19 Mar 2013 12:05:03

Luthfi Hasan Ishaaq dan Djoko Susilo Saat tiba di Gedung KPK, Selasa (19/3).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dua tersangka dalam kasus berbeda yakni Irjen Pol Djoko Susilo dan Luthfi Hasan Ishaaq diperiksa KPK untuk kasusnya masing-masing. Luthfi yang merupakan tersangka dugaan suap kuota impor daging, sementara Djoko merupakan tersangka Simulator SIM datang bersamaan diantar satu mobil tahanan. Seperti biasa, kedua tersangka ini bungkam ketika dimintai komentar soal kasusnya masing-masing.

Djoko Susilo akan diperiksa sebagai saksi untuk pengusaha PT Citra Mandiri Metalindo, Budi Santoso. Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat Simulator SIM roda dua dan roda empat di Korlantas Polri.

Priharsa Nugraha, Kabar Pemberitaan dan Informasi KPK menerangkan bahwa Djoko diperiksa sebagai saksi. "DS diperiksa sebagai saksi untuk BS," Priharsa Nugraha, Selasa (19/3).

Dalam proyek ini, PT CMM merupakan perusahaan pemenang tender terhadap proyek simulator SIM tahun anggaran 2011 diadakan oleh Korlantas Polri dengan biaya Rp196,8 miliar. KPK memperkiraan kasus ini merugikan negara Rp100 miliar.

Sebabnya, ada dugaan mark up dalam pengadaan alat simulator tersebut. Rincian mark up proyek tersebut disebutkan bahwa PT CMM sebagai pemenang tender memiliki tanggung jawab pengadaan sebanyak 700 buah alat simulator sepeda motor senilai Rp54,453 miliar dan 556 alat simulator mobil senilai Rp142,415 miliar ini.

Dalam tender ini disepakati harga simulator sepeda motor sebesar Rp77,79 juta per unit dan simulator mobil sebesar Rp256,142 juta per unit. Harga itu diduga digelembungkan.

Sementara untuk Luthfi Hasan, yang merupakan tersangka kuota Impor daging akan diperiksa untuk saksi tersangka Arya Abdi Effendi. "LHI diperiksa untuk AAE," tambah Priharsa.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging dan Simulator SIM
 
• Diperiksa KPK, Djoko dan Luthfi Hasan Duduk Bersama di Mobil Tahanan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]