Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Perdata    
 
Kejari Samarinda
Diperiksa Dugaan Korupsi Proyek Semani I dan II, Novida PPTK Kebakaran Jenggot
Monday 01 Feb 2016 09:17:03

Ilustrasi. Hasil Pembangunan Proyek Sistim Semani 1 dan II.(Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) beberapa waktu lalu telah memanggil beberapa pihak baik, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), KPA, dan ULP serta Kontraktor Pelaksana Pekerjaan Proyek Semani Tahap I dan Tahap II yang menghabiskan anggaran APBD Kota Samarinda senilai ratusan juta rupiah. Namun, sistim pengendali banjir Semani I dan Semani II yang diduga bermasalah dan akhirnya diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Samarinda.

Atas dugaan korupsi pekerjaan proyek sistim Semani I dan II yang salah satunya diminta keterangannya adalah PPTK Rosnayadi Novida, yang saat ini selaku Kepala Bidang Pengendalian Banjir DBMP Kota Samarinda turut diminta keterangannya oleh bagian Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Samarinda. Namun, Novida bagai 'kebakaran jenggot' dan mencari celah untuk penyelamatan diri dari jeratan hukum.

Kepada pewarta BeritaHUKUM.com pada, Senin (18/1) yang lalu, selaku PPTK proyek Semani I dan II Novida menyampaikan bahwa, dirinya diawal bulan Januari 2016 diminta keterangan oleh Jaksa Pidsus Kejari Samarinda, namun dirinya merasa bingung dan ketakutan, karena proyek itu sudah selesai cukup lama tahun 2011. Apa lagi dirinya merasa tersudutkan, karena Kejaksaan mengejarnya dengan pertanyaan pekerjaan proyek Semani I dan II tersebut tanpa ada surat perintah kerja, yang ditandatangani Walikota Samarinda, jelasnya.

"Saya bingung dan takut juga karena proyek itu sudah lama selesai, namun sekarang baru di periksa, yang ditanyakan itu menyangkut tidak ada surat perintah kerja Semani I dan II yang ditandatangani Walikota, ya kalau surat dari DPRD ada, namun dari Walikota memang tidak ada," ujar Novida.

Sementara, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Samarinda Abdul Muis yang ditemui pewarta BeritaHUKUM.com di ruang kerjanya pada, Senin (25/1) membenarkan adanya pemeriksaan yang dilakukan jajarannya terhadap Novida selaku PPTK pada proyek Semani I, yang bermasalah adalah pekerjaan proyek semani I tidak ada surat yang ditandatangani persetujuan kerja dari Walikota Samarinda, terang Muis.

"Pemeriksaan terhadap Novida terkait pekerjaan proyek Semani I yang pekerjaannya tidak ada surat yang ditandatangani atau tidak ada surat perintah kerja dari Walikota," pungkas Muis.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Kejari Samarinda
 
• Besok Senin, Pengadilan Negeri Samarinda Mulai Gelar Sidang Tatap Muka
 
• Gelapkan Uang dan Barang Jaminan Rp 1,1 Milyar, Tersangka RJ Pegawai PT Pegadaian Samarinda di Ditahan Kejaksaan
 
• Kejari Samarinda Tahun 2022 Menyelamatkan Rp 5 Milyar dan Menangkap 3 Buronan
 
• Kejari Samarinda Siap Umumkan Tersangka Kasus Pengadaan Videotron, Setelah Periksa 20 Saksi
 
• Kejari Samarinda Musnahkan Barang Bukti Sitaan Kepolisian, BNN dan Balai POM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]