Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Muhammadiyah
Din Syamsuddin Bicara pada Forum Tokoh Agama di Tokyo
Sunday 12 Apr 2015 20:02:59

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsuddin (kedua dari kiri).(Foto: Istimewa)
TOKYO, Berita HUKUM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsuddin yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), menjadi pembicara pada Dialogue between Muslim Leaders and Religious Leaders in Japan di Tokyo Jumat (10/4). Forum yang diprakarsai Rabithah 'Alam Islamy (Liga Islam Sedunia), Religions for Peace Japan, dan Japanese Muslim Society. Forum, yg mengangkat tema "In Pursuit of Shared Visions for Peace", dihadiri sekitar tokoh Muslim dan agama-agama di Jepang seperti Buddha, Shinto, Kristen, Sikh, Hindu, dan Muslim Jepang.

Din Syamsuddin menjadi seorang pembicara pada sesi 'Religious Values and Common Challenges". Dalam presentasinya, Din Syamsuddin menyatakan bahwa agama-agama perlu menampilkan peran positif dan responsif terhadap masalah-masalah Asia, terutama menyambut kebangkitan Asia Timur.

“Kebangkitan itu terjadi menyusul pergeseran pusat gravitas ekonomi dunia dari Atlantik ke Pasifik. Kebangkitan itu merupakan kelanjutan dari modernisasi Asia yg telah berlangsung sejak paruhan kedua abad ke-20,” ujar Din.

Agama-agama, lanjut Din, dapat menampilkan kekuatan2 moral, etikal, dan spiritual. Oleh karena itu, diperlukan adanya dialog, kerjasama, dan kemitraan antara agama-agama, khususnya antara Islam dan agama-agama di Jepang. Hadir pada Dialog Wakil Menlu Jepang, Sekjen Rabithah 'Alam Islamy, Presiden WCRP Jepang.

Dua Minggu silam, tepatnya 15 s.d 17 Maret 2015, Din Syamsuddin juga berada di Jepang. Din diundang untuk menjadi pembicara pada International Symposium in The Roles of Religion on Disaster Risk Reduction. Simposium diadakan dlm rangka peringatannempat tahun Tsunami yg melanda Jepang Timur 11 Maret 2011.

Peringatan itu sendiri dihadiri banyak tokoh seperti Sekjen PBB Ban Ki Moon dan Wapres Jusuf Kalla. Dalam presentasinya, Din menegaskan bahwa Muhammadiyah ikut menanggulangi korban bencana alam, sejak Tsunami Aceh, gempa Jogyakarta, letusan Merapi sampai dengan banjir Wasior, banjir Maumere dan letusan Sinabung. Aksi kemanusiaan Muhamamdiyah melalui MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan di Jepang, apalagi MDMC ikut berperan di Hayyan Filipina, dan Gaza, Palestina. Ikut hadir dan bicara di Sendai, yakni Dr. Rachmawati dari MDMC.

Din Syamsuddin selaku President of Asian Conference on Religions for Peace (ACRP) juga diminta membaca doa secara Islam di Memorial Park, Tugu Peringatan Tsunami Jepang di Sendai yg menelan korban 200 ribu orang.(mst/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]