Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Dana Hibah
Diduga Tilep Dana Hibah, 2 Anggota DPRD Ditangkap Kejati Kalbar
2021-10-06 01:10:28

Kajati Kalbar Dr Masyhudi SH MH (Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dibawah komando Dr. Masyhudi, SH, MH di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) bergerak cepat, setelah memiliki lebih dari dua alat bukti, mereka langsung menahan dan mencoblos 2 orang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kalbar ke penjara.

Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Masyhudi keduanya kami tahan karena diduga menilap dana hibah pembangunan gereja di Kabupaten Sintang tahun 2018. Seorang anggota DPRD Kalbar dari Fraksi Nasdem berinisial TI dan seorang lagi anggota DPRD Kabupaten Sintang berinisial TM.

"Keduanya di tahan karena diduga melakukan korupsi dana hibah yang diberikan Pemda untuk pembangunan Gereja di Kabupaten Sintang. Bahkan anggaranya ditransfer ke salah satu rekening pribadi mereka," kata Kajati Kalbar, Masyhudi via Whatsapp di Jakarta, Senin (4/10).

Lebih lanjut Masyhudi mengatakan, dalam kasus ini ada empat tersangka. Di antaranya, dua anggota DPRD, satu orang pendeta, dan satu orang ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

"Mereka kita tahan selama 20 hari ke depan, untuk pemberkasan lebih lanjut," jelas Masyhudi seraya memastikan, penahanan ini menjadi bukti komitmen Kejati Kalbar untuk tidak pandang bulu menindak siapa saja yang terlibat kasus korupsi.

"Ini jadi contoh komitmen Kejaksaan tidak main-main menindak para pelaku korupsi. Hukum berlaku untuk siapa saja yang bersalah," tandasnya.(bh/ams)


 
Berita Terkait Kasus Dana Hibah
 
Diduga Tilep Dana Hibah, 2 Anggota DPRD Ditangkap Kejati Kalbar
 
Majelis Hakim Akan Panggil Paksa Irianto Lambrie Apabila Sidang Lanjutan Tidak Hadir di Persidangan
 
Kasus Korupsi Dana Hibah NPC, Pengacara Sujiono dan Hakim Minta Jaksa Hadirkan Irianto Lambrie ke Persidangan
 
Kejari Samarinda Eksekusi Terpidana Korupsi Dana Hibah, Bakkara Bantah akan Melarikan Diri
 
Mantan Walikota Bontang Adi Darma Jadi Saksi Dugaan Korupsi Perusda AUJ Diperiksa 9 Jam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]