Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Begal
Diduga Begal, Pengemudi Gojek Ditembak
2016-02-14 11:27:51

Pengebudi Gojek yang menjadi korban.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengemudi Gojek bernama Reonaldo A (27) ditembak di jalan Kemang Utara VII, kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/2).

Diduga penembakan pengemudi Gojek dilakukan begal, yang ingin merampok Honda Vario warna biru B 3032 SSF milik pengemudi Gojek.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat mengatakan sebelum ada penembakan, Reonaldo terlibat cekcok di perempatan Kemang Utara.

"Telah terjadi penembakan, sekarang korban sedang dirawat di RS JMC. Konfirmasi dari korban, ada selisih paham di perempatan Kemang Utara. Korban dipukul kepalanya terus ditembak," kata Kombes Wahyu Hadiningrat.

Akibat kejadian itu, Reo menderita luka di kepalanya. Saat ini, dokter tengah berupaya mengobati luka di bagian kepala Reo.

"Ada proses jahit di belakang kepala melintang ke atas," ujar Wahyu. Saat ini, polisi masih memproses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencari pelaku penembakan. Kondisi Reo usai penembakan, masih bisa diajak bicara, namun harus menjalani perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, menurut keterangan saksi Abdul Mujik, seorang security Galery 55A Dutafenearts mendengar suara tembakan dan mendengar korban minta tolong. Saksi sempat melihat pelaku dua orang, menggunakan motor Beat warna merah.

Sedangkan, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya meminta para pengemudi Gojek tenang menyikapi kasus pemukulan dan penembakan seorang pengemudi Gojek di Wilayah Kemang Jakarta Selatan.

"Saat ini sedang ditangani dan akan dan selidiki, informasi awal ada pemukulan dan ada tembakan, tapi bukan di kepala, teknisnya seperti apa nanti akan disampaikan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian usai melepas keberangkatan Presiden Jokowi ke AS di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu (1402).

Kapolda minta para pengemudi gojek tenang dan memberikan kepercayan kepada polisi untuk menangani kasus tersebut.

Ia mengimbau warga Jakarta untuk lebih bersabar dalam menghadapi kemacetan di ibukota.

Sementara itu terkait dengan penertiban kawasan Kalijodo, Kapolda menyakan mendukung apapun kebijakan gubernur.

Menurut dia, Polda Metro Jaya akan terus berkordinasi dengan pihak lain dalam pengamanan dan pelaksanaan kebijakan Pemprov DKI Jakarta.(dbs/bh/as)


 
Berita Terkait Begal
 
Mahasiswa UINSU di Begal HP, Pelaku Mengaku Perwira Polisi Sunggal
 
Polsek Cibinong Berhasil Gagalkan Aksi Pembegalan
 
2 Pelaku Genk Motor Begal Pengunjung Warkop Jatikramat Bekasi Ditembus Timah Panas, 5 DPO
 
Polisi: Dari CCTV, Terduga Pelaku Pembegalan Anggota Marinir Ada 4 Orang
 
Polisi Tangkap Komplotan Begal Truk Gula, 3 Pelaku Didoor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]