Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Dicecar 7 Jam, Suswono Sebut KPK Profesional
Monday 18 Feb 2013 21:29:32

Suswono, Menteri Pertanian usai diperiksa KPK, Senin (18/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Pertanian (Mentan), Suswono akhirnya keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan. Ia diperiksa terkait kasus kuota impor daging yang sudah menyeret Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq (LHI). Ia diperiksa sekitar 7 jam oleh KPK, hingga ia mengaku lupa jumlah pertanyaan yang dilayangkan.

Suap kuota impor daging sapi ini memang berhubungan dengan Kementerian yang ia pimpin. "Saya Saya lupa (jumlah pertanyaannya)," kata Suswono usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (18/2).

Suswono keluar dari gedung sekitar pukul 20.25 WIB. Siang tadi ia masuk ke gedung KPK pukul 13.15 WIB. Namaun ia menjelaskan bahwa ia diperiksa sebagai saksi uk empat tersangka yakni Luthfi Hasan Ishaaq, Juard Effendy, Arya Abdi Effendy, dan Ahmad Fathanah. "Seperti yang sudah saya bilang, saya siap memberikan keterangan. KPK cukup profesional," tambahnya.

Menteri asal PKS itu juga menjelaskan bahwa ia telah memberikan semua keterangan yang dibutuhkan penyidik super bodi itu "Iya tadi saya sudah menjelaskan semua keterangan yang dibutuhkan KPK. Termasuk pertemuan yang di Medan itu," terangnya.

Suswono mengenakan batik warna cokelat, usai memberikan keterangan singkat, politisi PKS itu pun langsung menuju mobil pribadinya Toyota Fortuner berwarna hitam bernopol B 1709 RFW yang sudah diparkir di plataran depan gedung KPK. "Saya siap memberikan kesaksian lagi," tegasnya.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
• MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
• Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
• Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
• Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
• Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]